Breaking News:

Pelaku Ujaran Kebencian KRI Nanggala 402 Ditangkap Lanal Palembang, Ternyata Akun FB yang Dibajak

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku serta orang tuanya ternyata diketahui bahwa akun FB pelaku sudah dibajak.

SRIPOKU.COM/Bayazir Al Rayhan
Putra Supriyadi didampingi orangtuanya saat berada di Lanal Palembang untuk dimintai keterangan terkait komentar yang mengandung ujaran kebencian di akun Fb miliknya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemilik akun facebook Hitjrah Putra Supriyadi, ditangkap anggota Intel Lanal Palembang karena melakukan ujaran kebencian terhadap KRI Nanggala 402 yang tenggelam beberapa waktu lalu.

Pemilik akun facebook Hitjrah Putra Supriyadi ditangkap di rumahnya tepatnya di Jalan H Faqih Usman, Kelurahan 1 Ulu Palembang Minggu (2/5/2021) sore. 

Ditangkapnya Putra Supriyadi ini, karena mengomentari unggahan insiden tenggelamnya KRI Nanggala 402 di utara perairan Bali pada 21 April 2021 lalu dengan komentar yang kurang pantas dan terdapat unsur ujaran kebencian.

Baca juga: GELOMBANG Besar Dadakan, Bikin KRI Nanggala 402 Terdorong ke Dasar Laut: Tenggelam Ratusan Meter

Baca juga: Tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 Tinggalkan Catatan yang Penuh Kepedihan

Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari SE melalui Pasintel Mayor Laut (S) Ramadhan Ady Saputra Nasution ST mengatakan, pihaknya mengetahui adanya unggahan komentar kurang pantas di akun Facebook bernama Hitjrah Putra Supriyadi terkait insiden tenggelamnya KRI Nanggala 402 melalui unggahan akun instagram salah satu admin instagram di Palembang.

Berbekal hal tersebut, anggotanya langsung bergerak dan mencari keberadaan pemilik akun facebook tersebut.

"Kami bergerak mencari akun Facebook pelaku, mulai melakukan tracking terhadap akun yang bersangkutan. Dari situ didapati alamat rumah pelaku dan langsung kami datangi untuk mencari pelaku," kata Pasintel Mayor Laut (S) Ramadhan Ady Saputra Nasution ST, Senin (3/5/2021).

Tim Intel Lanal Palembang kemudian bertemu dengan orang tua pelaku untuk dipanggil ke kantor Lanal Palembang guna dimintai keterangannya, serta klarifikasi ujaran kebencian di unggahan komentar Facebook pelaku.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku serta orang tuanya ternyata diketahui bahwa akun FB pelaku sudah dibajak.

Baca juga: TERKENA Radiasi dan Tak Punya Rumah, INI Dia Kisah Miris Komandan Kapal Selam KRI Nanggala-402

Baca juga: Bapak Menangis Terisak-isak,DENGAR Anak Didiknya Tenggelam Bersama KRI Nanggala: Duka Kolonel Iwa

"Pelaku tidak pernah menulis komentar yang tidak pantas di akun facebook miliknya dan mengaku bahwa telah dibajak," lanjutnya.

Sebelum anggota Intel Lanal Palembang mendatangi rumah Putra Supriyadi pada Minggu sore.

Putra Supriyadi bersama ibunya telah melaporkan perihal tersebut ke Polrestabes Palembang

"Pada saat yang bersangkutan melapor ke Polrestabes Palembang tidak menggunakan facebook. Namun facebook Putra Supriyadi aktif dan ternyata memang facebook nya dibajak orang," ungkapnya.

Baca juga: Mantan Komandan KRI Nanggala 402 Kolonel Iwan,Terbujur Sakit Terpaksa Jual Rumah untuk Pengobatan

Baca juga: 10 Hari KRI Nanggala Dinyatakan Tenggelam, Suasana Haru Tabur Bunga, Keluarga Korban Pingsan

Ramadhan mengatakan bahwa pemilik akun facebook Putra Supriyadi diketahui hanya bersekolah hingga kelas 2 SD.

Putra Supriadi diketahui memiliki kekurangan menulis dan membaca serta komunikasi yang kurang lancar.

"Putra Supriyadi dan orang tuanya akhirnya memberikan pernyataan bahwa komentar yang diunggah di akun Facebook nya tersebut bukan ditulis oleh yang bersangkutan," katanya

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved