Breaking News:

GERHANA : Asah Mengubah Kampung Pemulung menjadi Kampung Islami

Antusias anak-anak para pemulung yang berumur mulai dari 5 hingga 15 tahun membeludak tidak terkecuali orang tua mereka yang ikut hadir mendampingi

Editor: aminuddin
GERHANA : Asah Mengubah Kampung Pemulung menjadi Kampung Islami - pemulung3jpg.jpg
trisman
DIUBAH - Kampung Pemulung yang diubah menjadi Kampung Islami (SRIPOKU.COM/TRIS)

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemuda-pemudi yang tergabung dalam organisasi Sanak Sriwijaya (Sanjaya) berkolaborasi dengan Yayasan Kesehjateraan Madani (Yakesma) Sumatera Selatan membuat acara lomba rohani yaitu Lomba Adzan, Hafalan surah Pendek, dan Busana Muslim di masjid wilayah sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan. 

Antusias anak-anak dari para pemulung yang berumur mulai dari 5 hingga 15 tahun membeludak tidak terkecuali orang tua mereka yang ikut hadir mendampingi.

"Seneng nian, acara seperti ini tidak pernah ada disini," ungkap Siti, salah satu orangtua peserta Lomba.

TPA Sukawinatan terkenal dengan gunung sampah juga warga di sekitar TPA yang berpenghasilan sebagai pemulung, tetapi di balik itu anak-anak mereka, walaupun ada yang putus sekolah tetap memiliki semangat yang tinggi untuk belajar terutama dalam urusan agama.

Ayat Wijaya selaku ketua dari Yakesma Sumatera Selatan mengatakan akan menyelenggarakan acara sosial dengan sanjaya ke depannya secara berkelanjutan dan konsisten.

Oklandy Badaruddin Alwi, Founder Sanjaya mengatakan bahwa anak-anak di tempat tersebut memiliki potensi yang besar sehingga kemungkinan besar citra kampung pemulung akan berubah menjadi kampung islami.

"Mereka sangat besar potensi nya, sayang jika di biarkan," ungkap Oklandy.  (tris)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved