Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Aparat Polsek Muara Kuang Gerah, Masyarakat Resah: Warung Miras Ngeyel Masih Jualan di Bulan Ramadan

Hal itu membuat aparat Polsek Muara Kuang di wilayah Kabupaten Ogan Ilir gerah, sehingga melakukan penyisiran ke warung-warung tersebut.

TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Personil Polsek Muara Kuang memamerkan puluhan botol miras yang berhasil disita dari sebuah warung. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Kendati di bulan suci Ramadan, rupanya masih ada warung yang ngeyel menjual minuman keras (miras).

Hal itu membuat aparat Polsek Muara Kuang di wilayah Kabupaten Ogan Ilir gerah, sehingga melakukan penyisiran ke warung-warung tersebut.

Razia minuman biang penyakit masyarakat ini pun dilakukan jajaran Polsek Muara Kuang.

Baca juga: Sebab Sejumlah Tunjangan di Ogan Ilir belum Cair, Dikeluhkan ASN Hingga Penyapu Jalan

Baca juga: Tikha Istri Bupati Ogan Ilir Pegang Tangan Cewek yang Dirudapaksa Paman Sendiri: Saya Juga Wanita

"Menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan peredaran miras, maka semalam kami laksanakan giat razia," kata Kapolsek Muara Kuang, Ipda Hendri Rozin, Sabtu (1/5/2021).

Hasilnya, puluhan botol miras berbagai merek berhasil diamankan dari sebuah warung di Desa Ramakasih.

"Total ada 44 botol miras kami amankan dari sebuah warung. Dia menjual berbagai merek miras," ungkap Hendri.

Berbagai merek miras tersebut diantaranya Anggur Merah, Asoka, Newport, Vigour.

Bahkan ada Mansion House yang merupakan miras golongan C dengan kadar alkohol 40 persen.

Petugas lalu membawa puluhan botol miras tersebut ke Mapolsek Muara Kuang untuk disita dan selanjutnya dimusnahkan.

Baca juga: Baru Kali Inilah, Sumpah Pria Bertato Mengelak Saat Diciduk Aparat Polres Ogan Ilir: Spesialis

Baca juga: Warga Dua Kecamatan di Ogan Ilir Kembali Terhubung, Jembatan Tanjung Mas Sudah Bisa Dilewati

Kepada pemilik warung, petugas memberi teguran keras untuk tidak lagi menjual miras.

"Kami beri peringatan keras, jika tidak ingin berurusan dengan hukum, jangan lagi menjual miras karena ini dapat memicu tindak kejahatan," tegas Hendri.

Sementara pemilik warung bernama Ari hanya pasrah dagangan miras miliknya disita petugas.

Ia berjanji tidak akan menjual miras lagi, apalagi yang kadar alkoholnya sangat tinggi.

"Siap, janji tidak akan lagi (jualan miras)," kata Ari.

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved