Breaking News:

Berita Palembang

TAUFIK Hidayat Terancam Tuntutan Hukuman Mati, Jemput 23 Kg Sabu-sabu Pakai Mobil Pajero di Sekayu

Sidang kasus narkotika atas nama terdakwa Taufik Hidayat digelar di Pengadilan Negeri Palembang Klas 1A Khusus Sumsel.

Sripoku.com/Chairul Nisya
Sidang kasus narkotika atas terdakwa Taufik Hidayat di Pengadilan Negeri Palembang Klas 1A Khusus Sumsel, Kamis (29/4/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sidang kasus narkotika atas nama terdakwa Taufik Hidayat digelar di Pengadilan Negeri Palembang Klas 1A Khusus Sumsel.

Sidang digelar secara virtual, diketuai oleh hakim Erma Suharti SH MH dengan Hakim Anggota, Efrata Happy Tarigan SH MH dan Yohannes Panji Prawoto SH MH, Kamis (29/4/2021).

Dikonfirmasi melalui kuasa hukum terdakwa, Triasah SH, mengatakan jika sidang digelar untuk mendengarkan keterangan saksi dari pihak Penyidik kepolisian.

"Intinya saksi tadi menerangkan bahwa terdakwa Taufik Hidayat mengetahui, bahwasanya barang yang akan dijemputnya tersebut merupakan natkotika," ujar Triasah SH.

Triasah juga mengatakan pada sidang selanjutnya diagendakan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Melansir dari laman SIPP PN Palembag, terdakwa Taufik Hidayat didakwa dengan Pasal 114 ayat (2) UU Republik Indonesia Nomor : 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau Pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia Nomor : 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dilihat dari ancaman hukumannya, terdakwa terancam tuntutan hukuman mati sesuai pasal dakwaan jaksa sebelumnya.

Dalam dakwaan diketahui terdakwa Taufik Hidayat alias Opik pada hari Rabu tanggal 10 Februari 2021 sekira pukul 16.15 WIB bertempat di di pinggir jalan raya Jl. Palembang-Sekayu jalur simpang empat Balai Agung Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I beratnya melebihi 5 (lima) gram.

Darinya didapati barang bukti berupa 25 (bungkus kemasan Teh Cina bertuliskan GUANYINWANG masing-masing berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 23.586,68 gram.

Berawal pada hari Rabu tanggal 10 Februari 2021 sekira pukul 12.00 WIB, Taufik Hidayat alias Opik dihubungi oleh R (DPO) dan mengatakan “Tolong Mang ke Sekayu, tunggu di situlah, tolong ambek kiriman aku, upah kamu 15 juta”. 

Kemudian terdakwa berangkat dari Kabupaten Pali menuju ke Sekayu dengan mengendarai mobil merek Mitsubishi Pajero Sport Dakar warna putih nomor polisi BG 1527 P.

Sekira pukul 16.15 WIB, terdakwa tiba di pinggir jalan raya Jl. Palembang-Sekayu jalur simpang empat Balai Agung Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, dan bertemu dengan 2 orang laki-laki yang tidak terdakwa kenal.

Kemudian terdakwa diminta untuk membuka pintu belakang mobil yang dikendarainya, dan salah seorang yang tidak dikenal tersebut meletakkan 1 kotak kardus warna coklat yang berisikan narkotika jenis sabu ke jok baris belakang mobil terdakwa, kemudian terdakwa menutup pintu bagasi mobil.

Lalu kemudian datang saksi Andi, saksi Hendri dan tim dari Direktorat Reserse Narkotika Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melakukan penangkapan terhadap terdakwa, namun 2 orang laki-laki tersebut melarikan diri dengan mengendarai mobilnya.

Atas perbuatannya terdakwa dan barang bukti langsung diamankan oleh petugas Direktorat Reserse Narkotika Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved