Breaking News:

Berita Palembang

TUKANG Parkir Dempo Palembang Nyambi Jadi Pengedar Narkoba, Modal Beli Sabu Pakai Tabungan Istri

HS diamankan anggota Unit Reskrim Polsek IT 2 Palembang karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat lima gram dalam kantongnya.

Sripoku.com/Bayazir Al Rayhan
Tersangka H saat diamankan petugas di Polsek IT 2 Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jadi juru parkir (Jukir) atau tukang parkir tak mencukupi biaya sehari-hari, HS (34) warga Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT II terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

HS diamankan anggota Unit Reskrim Polsek IT 2 Palembang karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat lima gram dalam kantongnya.

Ternyata sabu-sabu tersebut rencananya akan dijual oleh tersangka terhadap pelanggannya di wilayah kota Palembang.

Tersangka pun tak dapat berbuat banyak dan terpaksa mendekam dan berlebaran di tahanan Polsek IT 2 Palembang.

Saat diamankan, tersangka mengaku baru menjadi pengedar sabu-sabu setelah tak lagi bekerja sebagai jukir di kawasan Jalan Dempo, Palembang.

Diakuinya sabu tersebut baru pertama ini diedarkannya di Kota Palembang yang dibelinya dari Junai yang merupakan bandar.

"Aku dapat sabu dari Junai. Baru sekali beli dengan dia dan baru mencoba mengedarkan sabu itu," katanya, Kamis (29/4/2021).

Tersangka mengaku bahwa sabu tersebut dibelinya seharga 3,5 juta dengan menggunakan tabungan sang istri.

Kali pertama tersangka berhasil membeli sabu-sabu dengan seseorang yang baru dia kenal dan hasilnya cukup lumayan.

Hingga akhirnya tersangka ketagihan dan kembali menjual sabu tersebut.

"Harga belinya itu 3,5 juta, aku jual lagi seharga 3,8 juta. Karena aku tidak ada uang untuk makan sehari-hari jadi aku nekat menjual sabu itu," kata Heri.

Sementara itu, Kapolsek IT 2 Palembang, Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Firmansyah mengatakan tersangka ditangkap saat dalam perjalanan pulang.

Pihak kepolisian yang mendapat kabar adanya transaksi narkoba langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap HS.

"Dari tangan tersangka ini kita menyita sebanyak 5 gram sabu, dan 1 unit timbangan elektronik serta satu bungkus klip bening," katanya.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka terancam dengan UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved