Breaking News:

Sidang Perdana Pemilik Sabu di Alang-alang Lebar Palembang, Saat Ditangkap Kabur ke Atap Rumah

Dua terdakwa kasus narkotika dengan barang bukti berupa 10 gram sabu dan 75 butir pil ekstasi jalani sidang perdana.

sripoku.com/chairul nisyah
Tangkapan layar dari sidang virtual kasus narkotika 2 terdakwa pengedar Sabu dan Pil Ekstasi, Kamis (29/4/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dua terdakwa kasus narkotika, Hermansyah (41) dan Aditya Nugraha (29), menjalani sidang.

Sidang digelar secara virtual diketuai hakim Sahlan Efendi SH MH di Pengadilan Negeri Palembang, Kamis (29/4/2021).

Diketahui dari keduanya, didapat barang bukti berupa 10 gram sabu dan 75 butir pil ekstasi.

Kedua terdakwa dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Indah Kumala Dewi, melalui sambungan telekonfrensi.

JANGAN Lukai Warga Sipil,RATUSAN Pasukan TNI-Polri Dikerahkan Buru Teroris Papua

Sebagaimana dakwaan JPU, bermula Satres Narkotika Polrestabes Palembang menangkap terlebih dahulu terdakwa Aditya Nugraha karena berdasarkan laporan masyarakat sering terjadi transaksi narkotika di rumah terdakwa di Jalan Pulo Gadung Blok F RT 53, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang.

"Saat di lokasi petugas langsung menangkap dan mengamankan terdakwa Aditiya yang hendak melarikan diri ke atas atap rumah.

Kemudian saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti di atap rumah terdakwa Aditiya Nugroho," kata Indah bacakan dakwaan.

Saat dilakukan pengembangan terdakwa mengaku barang tersebut didapat dari terdakwa Hermansyah yang dititipkan untuk dijual lagi kepada pemesan.

"Dari pengakuan terdakwa Hermansyah membeli satu bungkus sabu Rp 7 juta dari Udin (DPO) serta 100 butir ekstasi seharga Rp 16 juta yang baru terjual oleh terdakwa Adit 25 butir," ujar JPU.

Profil Ridho Rahmadi Ketua Umum Partai Ummat Merupakan Menantu Amien Rais Hingga Dosen di UII

Atas perbuatan keduanya tersebut JPU sebagamana diatur dan diancam melanggar Pasal 114  Ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat 1 UU RI no.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Setelah mendengarkan pembacaan dakwaan, kedua terdakwa yang didampingi penasihat hukum Ahmad Rizal SH dari Posbankum PN Palembang tidak mengajukan keberatan atas dakwaan (Eksepsi), dan sidang dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. 

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved