Breaking News:

Sejak Kapan Puluhan WNA asal India Ini Ada di Sumsel, India Darurat Covid-19 Gelombang Kedua

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk baru-baru ini tidak ada Warga Negara Asing (WNA) dari India.

AFP
Beberapa tumpukan kayu pemakaman pasien yang meninggal karena penyakit COVID-19 terlihat terbakar di tanah yang telah diubah menjadi krematorium kremasi massal korban virus corona, di New Delhi, India, Rabu (21/4/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - India diterpa gelombang kedua Covid-19, dimana kondisinya saat ini benar-benar memproihatinkan. 

Untuk itu juga sudah keluar surat edaran dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Derektorat Jenderal Imigrasi tentang pembatasan sementara masuknya pelaku perjalanan ke Indonesia, terutama dengan riwayat perjalanan dari India. 

"Ia benar bahwa sejak tanggal 24 April 2021 surat edaran tersebut diberlakukan," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Permeriksaan Imigrasi (TPI) Palembang, Azwar Anas, Rabu (28/4/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk baru-baru ini tidak ada Warga Negara Asing (WNA) dari India.

Namun memang ada WNA India yang sudah lama tinggal di sini. 

Bus dari Jakarta Tujuan Sumsel Disuruh Putar Balik di Jalan Lintas Jambi-Palembang

"Kalau secara keseluruhan jumlah WNA yang ada di Sumsel ada 300-400 orang.

WNA ini dari berbagai negara seperti Malaysia, China, India, Prancis dan lain-lain. Untuk dari India ada 30-40 orang," ungkapnya.

Menurutnya, WNA dari India di Sumsel mempunyai Visa Tinggal Terbatas/VITAS dan memang masih lama 1-2 tahun.

Untuk yang dari India ini mereka pekerja, tersebar diberbagai Kabupaten/Kota di Sumsel, seperti di Palembang, OKI, OI, Banyuasin dan lain-lain.

"Untuk yang baru-baru datang dari India tidak ada. Semua memang yang sudah lama tinggal di sini.

Para WNA dari berbagai negara ini juga tetap kami awasi dengan baik, secara mandiri maupun gabungan dengan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA‚Äč)," katanya.

BREAKING NEWS: PPKM Skala Mikro di Sumsel Diperpanjang Dua Pekan Lagi, Dua Daerah Ini Jadi Prioritas

Sementara itu Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Palembang, Nur Purwoko Widodo, menambahkan bahwa untuk proses pendataan atau pemeriksaan terhadap WNA, dilakukan di Bandara tertentu yang ditetapkan sebagai pintu masuk internasional.

"Seperti dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Kalau di Bandara SMB II tidak ada pendataan atau pemeriksaan, kecuali jika ada hal yang harus ditindaklanjuti, rekan-rekan Soetta yang akan informasi ke daerah," katanya.

Penulis: Linda

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved