Breaking News:

Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Kelingi

Pelajar SMP di Lubuklinggau Tenggelam, Pesan 1 Hari Sebelum Tenggelam: Ma Fakri Ultah Gede-gedean Ya

Pelajar berusia 14 tahun ini diduga tenggelam saat menyebrang dekat Jembatan Pertamina Kelurahan Linggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

tribunsumsel/eko
Pelajar SMP di Lubuklinggau tenggelam di Sungai Kelingi. 

SRIPOKU. COM, LUBUKLINGGAU - Fakri Nuzadilah, pelajar SMP di Lubuklinggau, korban tenggelam di Sungai Kelingi, Rabu (28/4/2021) siang

Pelajar berusia 14 tahun ini diduga tenggelam saat menyebrang dekat Jembatan Pertamina Kelurahan Linggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Rini, ibu Fakri, mengaku dua hari lalu sebelum kejadian sudah mempunyai firasat akan terjadi musibah di dalam keluarganya.

"Saat itu saya sedang masak di dapur, tiba-tiba baskom jatuh menimpa kuali, masakan saya hingga tumpah berserakan," kata Rini.

INDIA Luluhlantak, Tak Ada Ambulans, Jenazah Ayah Diikat di Atas Mobil:RS Tolak Pasien Covid-19

Hanya saja, ia mengaku pertanda tersebut hanya dianggapnya angin lalu, ia menganggapnya kejadian itu hanya kelalaiannya saat meletakkan baskom dekat meja masak.

"Kejadiannya dua hari lalu, tapi saya anggap mungkin biasa, saya ceroboh, lalai, tapi akhirnya baru kepikiran ternyata ini pertanda masakan saya tumpah kemarin," ujarnya.

Kemudian, kemarin saat mereka tengah duduk di rumah, Fakri sempat mengobrol dengannya.

Fakri meminta langsung agar hari ulang tahunnya yang jatuh pada 15 Mei bulan depan untuk dirayakan semeriah mungkin.

"Minta dirayakan beli kue, tiup lilin bareng adiknya, sebelumnya itu tidak pernah.

Bahkan saat ulang tahun saat mau masuk SMP tahu lalu saya tanya mau dirayakan tidak, dijawabnya tidak usah mak saya sudah besar," ungkap Rini.

Rini mengetahui anaknya tenggelam setelah teman-teman Fakri datang ke rumah dengan keadaan basah kuyup berlari-lari mengatakan kalau Fakri tenggelam di Sungai Kelingi.

Ramalan Shio Besok Kamis 29 April 2021: Kesalahpahaman Terjadi di Shio Macam, Shio Kerbau Beruntung

"Kawan-kawannya manggil sambil basah kuyup ngasih tau kalau dia (Fakri) hanyut, aku langsung pergi ke sungai melihat warga disitu sudah sangat ramai," ungkapnya.

Karena tak kuat dan beberapa kali Rini nyaris pingsan, akhirnya Rini bersama keluarganya dibawa pulang ke rumah, menunggu informasi pencarian dari rumah saja.

Rini mengaku sangat kaget sebab tidak biasanya Fakri main di sungai, sebab selama ini setahunnya anaknya itu tidak pernah main jauh.

"Biasanya main di sekitar rumah inilah, tidak pernah main jauh-jauh sampai mandi, selama ini tidak pernah," tambahnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved