Breaking News:

Owner Pempek Cik Puan Ita Ismail : Saya Memang Suka Mengajar dan Memasak

Jika selama pandemi, orang-orang  yang tadinya bekerja sebagai karyawan kini mulai beralih sebagai wirausahawan sehingga persaingan bisnis makin ketat

Editor: aminuddin
ist
Owner Pempek Cik Puan Ita Ismail 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -  Kendati dihantam Pandemi Covid 19, Ita Ismail dengan usaha rumahannya yang dia rintis sejak 2009 silam, masih eksis hingga kini. 

Kepada wartawan Sripoku.Com,  Ibu dua anak ini berkenan membagikan kiat suksesnya se laku owner pempek Cik Puan. 

Q : Apa arti nama dari pempek Cik Puan?

A : Artinya sederhana saja. 

Cik Puan mengartikan  dirinya sebagai seorang perempuan  disini berperan sebagai ibu, yang selalu peduli untuk menyajikan hidangan yang lezat dan bernilai gizi tinggi untuk orang orang di sekitarnya  yang dimulai dari keluargnya. 

Q : Kapan ibu mulai usaha rumahannya?

A : Sejak tahun 2009 lalu.

Q : Boleh tahu jenis pempek yang dijual?

A : Aneka jenis pempek dan turunannya antara  lain, pempek kapal selam, telur kecil, lenjer besar, lenjer kecil, pempek keriting, pempek adaan, pempek tahu, kulit original, kulit crispy, adaan, tekwan, model ikan dan model gendum kuah daging, dan dilengkapi cuko manis, pedes yang kental.

Q : Berapa harga persatuannya?

A :  Rp 3.000 per pcs untuk aneka pempek kecil ( lenjer kecil, adaa, telur kecil, pempek keriting, pempek tahu, pempek kulit) Rp 15.000 /pcs untuk kapal selam Rp 20.000 /pcs untuk kapal selam

Q : Dijual kemana saja ibu?

A :  Area Palembang dan sekitarnya melalui penjualan online yakni  media sosial dan keluar kota terutama Jabodetabek.

Owner Pempek Cik Puan Ita Ismail
Owner Pempek Cik Puan Ita Ismail (ist)

Q : Untuk omzetnya ibu?

A :   Mengalami penurunan selama pandemi covid 19.

Q : Gimana dengan persaingan?

A : Persaingan semakin ketat, apalagi sejak pandemi covid 19.

Jika  selama pandemi, orang-orang  yang tadinya bekerja sebagai  karyawan kini mulai beralih sebagai wirausahawan.

Akibatnya  persaingan bisnis semakin ketat.

Bagi  pelaku UMKM  yang semula mapan, pandemi yang belum juga berakhir  membuat kami  harus berpikir  lebih kreatif untuk bisa bertahan.

Q : Ada kendala ibu?

A :  Setiap usaha pasti ada kendala yang dihadapi, baik internal maupun eksternal.

Tugas kami sebagai pengusaha berusaha agar kendala bisa dijadikan tantangan untuk terus bertumbuh dan berkembang.

Q : Ke depannya terobosan apa yang bakal dilakukan?

A :  Tidak ada terobosan yang spektakuler, namun Pempek Cik Puan tetap pada tujuan awalnya sebagai usaha pempek rumahan.

Bertujuan menginspirasi ibu rumah tangga lainnya agar bisa tetap produktif  membantu perekonomian keluarga walau harus tetap tinggal di rumah.

Fokus kepada usaha rumahan sambil melihat peluang yang mungkin lebih besar di masa depan.

Fokus pada usaha pempek rumahan, karena gerakan Pempek Cik Puan  lebih lincah sebagai UMKM karena lebih  bisa mengontrol roda organisasi usaha rumahan, apalagi di masa perekonomian yang sedang sulit karena pandemi covid 19 saat ini.

Q : Kiat sukses ibu  sebagai owner pempek rumahan?

A : Manajemen waktu yang baik, waktu kita hanya 24 jam sehari.

Jika kita tidak bisa memanfaatkannya waktu dengan baik maka akan banyak pekerjaan yang terbengkalai.

Dengan Manajemen waktu yang baik saya bisa merencanakan dan menyusun rencana kerja saya dengan baik.

Saya mengerjakan kegiatan usaha pempek rumahan setelah menyelesaikan aktivitas saya sebagai ibu rumah tangga dan staf pengajar di salah satu perguruan tinggi swasta.

Kalau ada yang menanyakan kenapa tidak fokus mengajar atau fokus usaha,  saya tidak bisa meninggalkan salah satunya karena itu dunia saya.

Saya suka mengajar dan memasak. (aminuddin)

Pempek Cik Puan
Pempek Cik Puan (ist)

Biofile

Nama : Ita Ismail

TTL : 19 Mei 1970

Anak : 2 orang

Suami : Irwansyah

Pendidikan : S2 Ilmu Ekonomi

Alamat : Pempek Cik Puan, Jl. Sukabangun 1 Komplek sarjana Blok    A/1127 km 6 Palembang.

No telp ; 081367006611

Ig ; pempekcikpuanpalembang

FB                                : itaismail

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved