Breaking News:

Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Kelingi

Kondisi Tempat Pelajar SMP di Lubuklinggau Tenggelam di Sungai Kelingi, Banyak Batu dan Air Keruh

Hingga saat ini tim SAR bersama warga masih melakukan pencarian dan penyisiran tempat awal dimana lokasi Fakri hilang terseret arus. 

tribunsumsel/eko
Warga bersama Basarnas saat melakukan pencarian jenazah Fakri di Sungai Kelingi.  

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Fakri Nuzadilah, seorang pelajar SMP di Lubuklinggau, tenggelam saat mandi 
di Sungai Kelingi, Rabu (28/4/2021) siang 

Pelajar berusia 14 tahun ini diduga tenggelam saat menyebrang dekat Jembatan Pertamina Kelurahan Linggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Hingga saat ini tim SAR bersama warga masih melakukan pencarian dan penyisiran tempat awal dimana lokasi Fakri hilang terseret arus. 

Koordinator Basarnas wilayah Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara Ivan mengatakan pihaknya merima informasi tentang musibah kondisi membahayakan manusia pukul 14.00 WIB. 

Dua Saksi Mangkir dari Panggilan Kejati Sumsel Kasus Kredit Modal Kerja Bank Sumsel Babel 2014

"Saat itu kami langsung cek ternyata benar, kami angsung turun.

Kami langsung bergabung dengan masyarakat, TNI Polri dan Tagana yang sudah lebih dahulu melakukan pencarian lebih dahulu," ungkapnya. 

Ia menyampaikan kronologi korban tenggelam ketika tengah bermain dengan temannya di Sungai Kelingi, para temannya berhasil selamat sementara korban hanyut tenggelam. 

"Kami dari Basarnas menurunkan tim satu regu bergabung dengan tim gabungan lainnya, jadi kami bahu-bahu mencari sampai dengan saat ini," ujarnya. 

Sedang Berlangsung Sinetron Ikatan Cinta 29 April 2021, Apakah Aldebaran Benar-Benar Buta & Bisu?

Sebagaimana prosedur penanganan bencana tenggelam operasi pencarian akan dilakukan sampai korban ditemukan dan apabila tidak ketemu akan dihentikan tujuh hari kedepan. 

"Mudah-mudahan korban sebelum tujuh hari sudah kita temukan, untuk hari pertama ini  karena bulan puasa kita akan laksanakan sampai tenggelam matahari dan akan kita pantau sampai besok pagi," ungkapnya. 

Untuk tim penyelam diturunkan dua orang untuk pencarian, kendalanya saat ini kondisi air sangat keruh, medannya bebatuan dan banyak puing-puing bambu tajam. 

"Sebelum turun kita brifing dulu dan berdoa agar kawan-kawan penyelam bisa selamat," tambahnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved