Breaking News:

Jelang Lebaran, Balai Jalan Kebut Perbaikan Jalan Tanjung Api-api Sepanjang 15,9 Kilometer

"Kondisi jalan rusak berat saat ini cukup banyak, namun dengan keterbatasan anggaran maka perbaikan dilakukan secara selektif,"

istimewa
Tampak para pekerja tengah melakukan perbaikan jalan nasional di Jalan Tanjung Api-api Banyuasin,  Rabu (28/4/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V Sumsel terus mengebut pekerjaan perbaikan jalan Tanjung Api-api sepanjang 15,9 kilometer. 

Kepala BBPJN Sumsel, Kgs Syaiful Anwar, melalui PPK 1.6 PJN I Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumatera Selatan, Yusriadiansyah, mengatakan perbaikan dilakukan di sepanjang 15,9 kilometer jalan efektif dari 62,8 kilometer jalan fungsional.

Untuk kerusakan ringan dan sedang, perbaikan dilakukan dengan penutupan lubang, sementara untuk kerusakan berat dilakukan rekonstruksi.

Sedang Berbuat Dosa di Kamar Kosan, Wanita Muda Ngacir Lari ke Kamar Mandi saat Digerebek Polisi

"Kondisi jalan rusak berat saat ini cukup banyak, namun dengan keterbatasan anggaran maka perbaikan dilakukan secara selektif.

Terdapat 24 titik jalan yang kondisinya rusak berat dan itu dilakukan rekonstruksi," katanya,  Rabu (28/4/2021).

Ia menjelaskan, perbaikan jalan berlubang dengan rehabilitasi dilakukan di sepanjang 11 Km, sementara perbaikan jalan dengan rekonstruksi yakni sepanjang 5,9 Km dengan menggunakan bahan campuran mortar busa ringan.

Untuk bahan mortar busa ringan ini sangat tergantung dengan cuaca dan tidak boleh terkena air. Apabila terkena air maka tingkat kekeringannya tidak maksimal.

Sehingga pada saat hujan rekontruksi mortar busa ringan dihentikan dulu. 

OKU Timur Zona Merah, Gubernur Sumsel: Fluktuatif, Besok tidak Lagi

Selain itu, pihaknya juga memberlakukan buka tutup jalan untuk menghindari kemacetan jalan yang dapat mengganggu proses pengecoran.

"Saat ini progres pekerjaan mencapai 48 persen, akhir tahun atau tepatnya 13 Desember 2021 perbaikan jalan ini kita target rampung," jelasnya. 

Menurutnya, rekonstruksi jalan dengan menggunakan bahan mortar busa ringan memerlukan waktu 14 hari untuk kemudian dapat dilakukan pengaspalan.

Setelah diaspal, maka jalan siap untuk dilalui kendaraan. 

"Mudah-mudahan pekerjaan sesuai target, karena jalan TAA ini merupakan akses utama angkutan kendaraan logistik yang akan menuju ke pelabuhan," harap Yusriadiansyah.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved