Breaking News:

Paripurna LKPJ Bupati Muaraenim 2020 di DPRD Muaraenim Diwarnai Perdebatan Sebelum Diskors

DPRD Muaraenim menolak Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Muaraenim tahun 2020, diwarnai perdebatan.

sripoku.com/ardani
Suasana sidang paripurna dengan agenda¬†penyerahan dan penjelasan Bupati Muara Enim terhadap LKPJ Bupati Muaraenim Tahun 2020, 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - DPRD Muaraenim menolak Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Muaraenim tahun 2020.

Pasalnya, dewan menilai buku LKPJ Bupati Muaraenim 2020 sebanyak 889 lembar sangat sulit melihat rekomendasi yang sudah dan belum ditindak lanjuti di gedung DPRD Muaraenim, Senin (26/4/2021).

Dalam sidang paripurna dengan agenda penyerahan dan penjelasan Bupati Muaraenim terhadap LKPJ Bupati Muaraenim Tahun 2020, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Muaraenim Liono Basuki Bsc dan dihadiri Plh Bupati Muaraenim H Nasrun Umar (HNU), mendapat penolakan dan terjadi perdebatan oleh anggota DPRD yang mengikuti sidang paripurna sehingga sempat diskor selama lima menit.

Dendam karena Sering Dibully, Trainer Gym ini Tikam 7 Kali Seorang Pria Hingga Tewas

Anggota dewan menilai buku laporan keterangan pertanggujawaban Bupati Muaraenim 2020 sebanyak 889 lembar sangat sulit melihat hasil rekomendasi yang mana sudah ditindak lanjuti dan mana yang belum.

Setelah terjadi perdebatan dan mendapatkan penolakan dewan, akhirnya pimpinan rapat paripurna menskor sampai batas waktu dan penjadwalan ulang.

“Rapat paripurna kami tunda dulu sambil menunggu hasil perbaikan dari pihak eksekutif,” tutup Liono Basuki.

Menurut anggota DPRD Muara Enim dari fraksi Demokrat Dwi Windarti SH MH meminta pihak ekskutif menyampaikan dalam bentuk matrix yang dapat dibaca.

Sebab jika melihat dari yang disampaikan dalam buku besar ini sangat sulit mengetahui antara sudah ditindak lanjuti apa belum. 

KRI Nanggala Tenggelam & Letkol Laut Heri Oktavian & Kru Gugur, Plh Bupati OKU: Ayo Sholat Ghoib

"Dan kami memprediksi banyak yang di tidak dimasukan hasil rekomendasi tim perumus dalam buku tersebut," kata Dwi.

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved