Breaking News:

Berita Palembang

Rumah Kontrakan di Palembang Ini Dijadikan Pabrik Percetakan STNK Palsu, Pelaku Berhasil Kabur

Alhasil dari  penggeledahan tersebut petugas pun menemukan belasan STNK R2 Palsu, stiker Asuransi, kertas omega silver dan kuning emas. 

Sripoku.com/Andi Wijaya
Units Opsnal ranmor pimpinan, Kanit ranmor Iptu Irsan Ismail dan Kasubnit Opsnal Ranmor IPDA Jhony Palapa, saat mengamankan barang bukti dari kasus 480 curanmor belasan STNK Palsu, tadi malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Belasan STNK kendaraan sepeda motor palsu diamankan dari seorang penadah yakni EE (25).

EE yang merupakan warga Banyuasin ini dari hasil pengembangan pelaku Curanmor VE, yang berhasil diringkus anggota unit Opsnal Ranmor Polrestabes Palembang, beberapa waktu lalu.

Dimana dari nyanyian VE, petugas pun langsung melakukan pengembangan, Kamis, (22/4/2021), sekitar pukul 20.00, langsung mendatangi kediaman EE, yang merupakan seorang penadah.

Namun saat dilakukan penggrebekan EE pun tak sedang berada di rumah kontrakannya.

Tak mau tidak ada hasilnya, lantaran EE sudah kabur,  petugas langsung pun melakukan penggeledahan dirumah kontakannya.

Alhasil dari  penggeledahan tersebut petugas pun menemukan belasan STNK R2 Palsu, stiker Asuransi, kertas omega silver dan kuning emas. 

"Benar belasan STNK palsu ini kita amankan dari hasil pengembangan tersangka curanmor VE ke penadahanya yakni EE.

Namun saat dilakukan penggerbekan pelaku EE ini sudah tidak ada di rumah kontrakanya," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes, Palembang didampingi Kasat Ranmor, Iptu Irsan Ismail dan juga Kasubnit Opsnal Ranmor, Ipda Jhony Palapa, Jumat (23/04/2021), ketika dikonfirmasi. 

Lanjut Tri, namun meski pelaku tidak ada, saat dilakukan penggeledahan anggota banyak menemukan belasan STNK Plaju.

"Dan ketika kita cek di unit computer pelaku terdapat berkas-berkas pemalsuan baik STNK, mau pun stempel-stempel lain, yang sudah diediting mengunakan komputernya ," katanya

Lebih jauh Tri mengatakan, modus dari pelaku EE, ini dirinya ini seorang penadah.

"Nah ketika ini membeli motor curian, tentunya tidak ada SNTK. Mana ia memalsukannya, dengan cari mengganti nopol dan nama pemilik di STNK Palsu yang dibuatnya.

Sedangkan untuk nomor rangka mesin, tetap nomor rangka tersebut yang ditulis pada STNK," bebernya. 

Dari penggeledahan tersebut, sambung Kasat Reskrim, petugas pengamanan barang bukti berupa, 1 unit printer, 1 buah mesin printing, 1 unit computer, 1 bal plastik 1 STNK, 1 bal kertas merk Omega silver dan Kuring, 1 lembar stiker Asuransi, dan belasan STNK palsu. 

"Kasus ini tentunya terus akan kita kembangkan untuk menangkap pelaku dan terkait ada sindikat curanmor serta pemalsuan STNK," tegas Tri.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved