Breaking News:

Awas Perubahan Tahi Lalat Ternyata Bisa Memicu Penyakit Kanker Kulit, Catat Ciri-cirinya!

Selain berwarna cokelat atau agak gelap, warna tahi lalat juga ada yang sama persis dengan warna kulit.

Editor: pairat
Instagram
Arti Tahi Lalat 

SRIPOKU.COM - Tahi lalat seringkali disebut sudah bawaan sejak lahir dan letaknya di mana saja tidak bisa diprediksi.

Tahi lalat adalah bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman di atas permukaan kulit.

Tahi lalat terbentuk dari sel penghasil zat warna atau pigmen kulit bernama melanosit yang berkelompok.

Selain berwarna cokelat atau agak gelap, warna tahi lalat juga ada yang sama persis dengan warna kulit.

Bentuknya ada yang bulat, oval, menonjol, atau datar.

Tekstur permukaan tahi lalat juga bervariasi, ada yang halus atau kasar, bahkan beberapa di antaranya ditumbuhi bulu.

Dikira hanya sebagai pelengkap penampilan, tahi lalat ternyata bisa digunakan untuk memprediksi kanker.

Ahli bedah plastik Brian Gastman mengatakan, perubahan wujud tahi lalat bisa menjadi pertanda kanker kulit.

Salah satu jenis kanker kulit yang sering ditandai dengan perubahan pada tahi lalat adalah kanker melanoma.

Baca juga: AWAS Bisa Beracun, Inilah Makanan yang tak Boleh Dipanaskan Lagi Saat Sahur, No 2 Picu Kanker

Baca juga: Sembuh dari Kanker Rahim, Feby Febiola Ingatkan Kaum Hawa untuk Pantang 3 Makanan Ini Seumur Hidup

Tahi lalat adalah sekelompok sel mengandung pigmen yang disebut melanosit.

Halaman
12
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved