Breaking News:

Kisah Siti Anita, Mualaf di Usia 24 Tahun, 'Awalnya Saya Terhambat karena Diintimidasi untuk Murtad'

Pada tahun 1995 Siti Anita memutuskan masuk Islam seorang diri karena ketertarikannya kepada ajaran agama Islam yang sempurna.

Penulis: maya citra rosa | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/MAYA CITRA ROSA
Siti Anita, mualaf 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hidayah untuk memeluk agama Islam didapat oleh Siti Anita, ibu rumah tangga asal Palembang sejak berusia 24 tahun.

Siti Anita yang sebelumnya memiliki nama Ahun Teng, merupakan keturunan dari etnis Chinese.

Pada tahun 1995, dia memutuskan masuk Islam seorang diri karena ketertarikannya kepada ajaran agama Islam yang sempurna.

Titik balik hingga akhirnya ia memutuskan mengucapkan kalimat syahadat karena seringkali melihat teman-temannya yang beribadah dengan khusyuk.

Dia tidak menemukan kesempurnaan Islam seperti di agamanya. 

"Saya melihat teman dekat saya yang beragama Islam, mereka sekeluarga sangat taat beribadah, jadi saya tertarik masuk Islam," ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Wanita kelahiran Palembang, 17 Juli 1971 ini awalnya sempat mendapatkan penolakan dari keluarganya.

Bahkan sebelum dirinya, saudara kandungnya yang sempat memeluk Islam juga murtad kembali ke agama sebelumnya.

Karena takut akan terusik ibadahnya, dia diajak keluarga temannya untuk tinggal di sana dan menjadi orang tua angkatnya saat ini.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved