Breaking News:

Q n A

Q n A Bersama Tyas Soemarto, Wartawan Olahraga Senior: Dari Tenis International Hingga Piala Dunia

Bertempat tinggal di Jakarta, sudah banyak pengalaman Tyas Soemarto di dunia olahraga Nasional maupun International.

SRIPOKU.COM/Bayazir Al Rayhan/IST
Tyas Soemarto, wartawan olahraga senior di Indonesia 

Pergeserannya itu drastis sekali, kasihan dengan atlet - atlet yang sekarang.

Mereka itu hanya objek, inilah yang menyebabkan olahraga di Indonesia mengalami penurunan drastis.

Kondisi inilah yang susah untuk dibersihkan.

Saya sebagai orang olahraga bukan membela di jaman orde baru.

Ketika masa itu semua atlit Sea Games dipanggil ke istana di apresiasi, kita sekarang kan tidak seperti itu.

Baca juga: Alami 4 Kondisi Ini Ibu Hamil Dilarang Berolahraga, Jika Dipaksa Berbahaya untuk Ibu dan Janin

Baca juga: Olahraga Angkat Kaki dan Tempel ke Tembok Sore Hari Ternyata Memiliki Manfaat Segini 

Perbedaan seperti apa yang terlihat dari segi apresiasi terhadap para atlet saat ini ?

Sekarang memang dapat kemudahan untuk atlet yang menjadi PNS karena prestasi, jaman dulu apresiasi tidak dalam bentuk uang, apresiasi bentuk uang inilah yang membuat bobroknya olahraga nasional.

Dulu apresiasi itu diberikan dalam bentuk beasiswa untuk masa depan, ketika diberikan apresiasi berupa uang maka semua akan memikirkan uang.

Bagaimana Tyas Soemarto melihat olahraga di Indonesia kedepan ?

Kalau olahraga kita terus seperti ini ke depan olahraga di Indonesia akan hancur.

Hal ini harus bisa diubah, ketinggalannya olahraga di Indonesia karena si Pelatih tidak mau melepas atletnya untuk berkembang.

Dulu itu penggiat olahraga benar benar dari orang yang mengetahui olahraga  kalau saat ini orang - orang yang bukan mengetahui olahraga sepenuhnya. (*)

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved