Jalinsum Musirawas - Muratara Banyak Lobang Galian, Pengendara Diimbau Hati-hati
Pengendara yang melindatas di Jalinsum perbatasan Kabupaten Musirawas dan MUratara harus ekstra hati hati karena banyaknya lobang galian dibadan jalan
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Azwir Ahmad
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) diwilayah perbatasan Kabupaten Musirawas dengan Kabupaten Muratara banyak terdapat lobang galian untuk perbaikan jalan.
Tepatnya ruas Jalinsum di wilayah Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musirawas, mulai dari wilayah sebelum Bukit Beton sampai ke tugu perbatasan Kabupaten Muratara.
Kemudian di Jalinsum wilayah Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara juga banyak dijumpai lobang galian, mulai dari perbatasan hingga kearah Desa Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya.
Pantauan Sripoku.com, Sabtu (17/4/2021) , galian berbentuk persegi dibadan jalan jalinsum diwilayah tersebut jumlahnya cukup banyak dengan kedalaman yang bervariasi.
Pada beberapa titik lokasi, lobangnya bahkan terlihat cukup dalam dan dapat dirasakan dari hentakan kendaraan ketika masuk dalam lobang galian tersebut.
Disepanjang jalan tersebut terlihat banyak papan imbauan dipasang oleh Dinas Pekerjaan Umum. agar pengendara berhati-hati, karena disepanjang jalan tersebut banyak lobang galian.
Ada juga tulisan dipapan imbauan itu agar pengendara melaju pelan, karena didepan sedang ada pengerjaan perbaikan jalan.
Akibat banyaknya lobang galian di Jalinsum ini, pengendara yang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraannya. Dan terkadang berjalan zig zag masuk ke lajur kanan untuk menghindari ban kendaraan masuk kedalam lubang.
Namun dibeberapa titik lokasi yang lubangnya cukup lebar, tak ada pilihan lain selain menempuh lobang galian itu. Apalagi jika ada kendaraan lain yang melaju dari arah berlawanan, maka pengendara tak bisa memaksa untuk berzig zag menghindari lobang tersebut.
Saat melintasi lokasi ini, pengendara tidak bisa menerabas lobang-lobang tersebut. Jika dilakukan dalam kecepatan tinggi bisa saja terjadi pecah ban akibat benturan ban kendaraan dengan sisi lobang jalan yang cukup tajam.
Selain kemungkinan terjadinya pecah ban, kalau memaksa kendaraan dengan kecepatan tinggi menerabas lubang tersebut maka kendaraan bisa saja oleng dan meloncat-loncat serta kemungkinan bisa merusak spare part kendaraan dibagian bawah, terutama yang berhubungan dengan kaki-kaki kendaraan. (ahmad farozi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/1lobang.jpg)