Breaking News:

Tak Ada Peluang Bagi Sarjana Pendidikan Baru Lulus Untuk Jadi PPPK, Disarankan Untuk Lakukan Ini

Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintahan Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera dimulai.

Istimewa
Ilustrasi- Penerimaan status guru bukan lagi PNS tapi PPPK dalam penerimaan CPNS 2021. Lalu, apa perbedaan PNS dan PPPK? 

SRIPOKU.COM -- Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintahan Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera dimulai.

Kebutuhan ASN pada tahun 2021 ini ada sebanyak 1.275.384, termasuk rekrutmen untuk PPPK Guru dan non Guru.

Jumlah tersebut terbagi dari beberapa jenis, yakni intansi pemerintah pusat sebanyak 83.669 dan instansi pemerintah daerah sebanyak 1.191.718.

"Jumlah tersebut termasuk guru PPPK sebanyak 1.002.616, PPPK Non Guru 70.008 dan CPNS sebanyak 119.094," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Tjahjo Kumolo saat konferensi pers, Jumat 9 April 2021 pagi.

Dari total rencana formasi pembukaan pendaftaran CPNS sebanyak 1,27 juta, posisi guru mendapat alokasi paling besar, yakni 1.002.616 kebutuhan.

Untuk pemerintah provinsi, jabatan guru dengan formasi terbanyak yakni guru bimbingan konseling, guru teknologi informasi dan komputer, serta guru matematika.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok, Minggu 18 April 2021: Palembang Berawal Tebal Wilayah Lainnya?

Baca juga: Waktu Pencairan THR Bagi PNS Tahun 2021, Berikut Besaran yang Akan Diterima Setiap Golongan

Baca juga: Anggap Indonesia Negara Penting, Israel Pernah Bujuk Rp 28 Triliun Agar Mau Hubungan Diplomatik

Sedangkan untuk untuk pemerintah kabupaten dan kota, formasi guru yang terbanyak yakni guru kelas, guru pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan, serta guru bimbingan konseling.

Namun demikian, para pelamar yang bisa mengisi lowongan tersebut antara lain tenaga-tenaga honorer yang sudah terdaftar dalam data pokok pendidikan (Dapodik) Kemendikbud.

"Untuk guru, formasi guru PPPK pendaftaran diluar mereka yang tidak terdaftar di data Dapodik itu tidak diterima, artinya khusus untuk mereka yang terdaftar di data Dapodik," kata Plt. Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjinarko.

Lantas bagaimana dengan lulusan sarjana pendidikan yang masih fresh graduate?

Halaman
12
Editor: adi kurniawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved