Breaking News:

Perbankan Syariah Dan Maksimalisasi Potensi ZIS dan Wakaf

Musibah pandemi Covid-19 menyebabkan kondisi ekonomi masyarakat kelas menengah kebawah men­­jadi jauh lebih sulit.

Editor: Salman Rasyidin
Perbankan Syariah Dan Maksimalisasi Potensi ZIS dan Wakaf
ist
H. Saekan Noer SH.MM

Atau, melalui saran lainnya yaitu Infaq dan Shadaqah yang ber­arti mendermakan harta yang di­be­rikan Allah SWT, menafkahkan  sesuatu  pada  orang  lain  se­ma­ta-­mata mengharap  ridha  Allah  SWT.

Se­mentara Wakaf berarti perbuatan hukum wakif (pihak yang mewakafkan harta benda miliknya) untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta ben­­da miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan ke­pen­tingannya guna keperluan ibadah dan/atau kese­jah­te­raan umum sesuai syariah.

Melihat kondisi problematika perekonomian saat ini, ZIS dan Wakaf tentunya dapat menjadi ins­tru­men pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan umat di Indonesia.

Jika dikelola secara pro­­fesional maka ZIS dan Wakaf memiliki beberbagai keunggulan dibandingkan instrumen fiskal kon­­vensional lainnya.

Se­perti, kebijakan pemerintah bertujuan untuk memberikan stimulus pada sebuah per­e­ko­­nomian dian­ta­ra­nya yang telah dijalani oleh Pemerintah saat ini melalui subsidi/bantuan langsung.

Pengelolaan ZIS dan Wakaf disisi lain juga butuh peran serta seluruh elemen masyarakat. Peran serta pihak pe­­merintah maupun swasta dimana diharapkan dapat bekerjasama “gotong royong” dan bahu mem­ba­hu membantu kaum e­ko­­nomi lemah.

ZIS dan Wakaf berpotensi meningkatkan sirkulasi dana yang ada dapat bernilai dan men­jadi lebih berkah.

Dalam perspektif makroekonomi, ZIS dan Wakaf selain dapat digunakan untuk meningkatkan pere­ko­nomian juga dapat mendorong adanya investasi.

Potensi dana Zakat sendiri yaitu bisa mencapai Rp 230 Tri­liun (diungkapkan Badan Amil Zakat Nasional), namun saat ini baru mencapai Rp 8 tri­liun (3,5 per­sen) yang terkumpul.

Disisi lain dalam acara Webinar Masyarakat Eko­no­mi Syariah 7th In­donesia Is­la­mic Economic Forum (IIEF),  Bapak Wakil Presiden (Wapres) sekaligus Ketua Dewan Pembina Pengu­rus Pusat MES, Ma'ruf Amin mengungkapkan bahwa potensi dana wakaf juga tidak ka­lah besar yaitu di­mana menurut Badan Wakaf Indonesia (BWI) potensi wakaf sangat besar men­capai 180 triliun per tahun.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved