Breaking News:

Palembang Kembali Zona Merah Corona

Tak Kaget Palembang Kembali Zona Merah Covid-19, Pengamat Sosial Ini Bongkar Penyebabnya, Diabaikan

Kayaknya masyarakat tak lagi punya rasa khawatir dan pemerintah sebagai regulator juga tidak lagi begitu peduli atas kondisi covid-19 ini

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Pengamat Sosial Politik, Drs Bagindo Togar Butar Butar 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kota Palembang kembali dikategorikan sebagai daerah zona merah penyebaran Covid-19 dinilai tidak mengejutkan alias telah diduga bahwa penetapan zona merah atas perkembangan wabah covid-19 kembali disandang kota ini. 

Berdasarkan data laporan harian Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, jumlah kasus positif sebanyak 9.347 kasus, suspek tercatat sebanyak 26.439 kasus, Orang Tanpa Gejala (OTG) 14.271 kasus.

Walikota Palembang, Harnojoyo, mengatakan, zona merah di Palembang hanya ada beberapa titik saja. Dua kecamatan di Palembang yang tercatat sebagai zona merah yakni Ilir Barat I dan Sako.

"Coba kita amati secara seksama, aktivitas masyarakat di daerah ini nyaris tak berbeda pra pandemi.

Hanya yang mencolok terlihat masifnya pemakaian masker oleh publik.

Bagaimana dengan syarat dan ketentuan lain yang tertuang dalam Prokes dan PPKM?

Sepertinya terkesan diabaikan," ungkap Pengamat Sosial Politik, Drs Bagindo Togar Butar Butar kepada Sripoku.com, Kamis (15/4/2021).

Misal perihal jaga jarak dan cuci tangan menggunakan anti virus dan bakteri, tak begitu marak lagi.

Begitu pula Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai pengganti PSBB lebih tidak terpantau dan terkendali lagi karena pemda tidak konsisten menjalankan juga mengawasinya. 

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved