Breaking News:

Makan Sahur

BANGUN Terburu-buru Hingga Sirine Imsak Berbunyi, Masih Bisakah Makan Sahur?

Saat puasa, seorang Muslim harus menahan lapar, haus, dan hawa nafsunya sejak matahari terbit hingga terbenam

Shutterstock
ilustrasi makanan sahur yang sehat 

SRIPOKU.COM--Umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa sejak Selasa, 13 April 2021.Saat puasa, seorang Muslim harus menahan lapar, haus, dan hawa nafsunya sejak matahari terbit hingga terbenam. Ada yang menghentikan makan sahur ketika imsak, ada juga yang menunggu hingga azan Subuh. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menghentikan makan sahur? Bolehkah makan sahur setelah waktu imsak? Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menjelaskan, umat Islam mulai tidak boleh makan adalah ketika waktu shalat sudah masuk.

"Oleh karena itu supaya puasa kita tidak rusak kita harus berhati-hati. Sebaiknya 5-10 menit sebelum waktu shalat Subuh tiba kita sudah selesai dengan persoalan makan dan minum," kata Anwar Kepada Kompas.com, Kamis (15/4/2021).

Dia menjelaskan imsak artinya menahan, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh agama ketika berpuasa. Di antaranya, makan dan minum. Bentuk kehati-hatian Imsak biasanya ditetapkan 10 menit sebelum azan Subuh. Itu merupakan bentuk kehati-hatian. "Jadi waktu imsak artinya waktu di mana kita mulai menahan diri untuk tidak makan dan minum," imbuhnya.

Dia menjelaskan jika ada yang masih makan saat imsak tidak apa-apa, namun jangan sampai lewat hingga Subuh. "Iya. Di masa imsak boleh (makan) tapi hati-hati jangan kebablasan sehingga waktu Subuh sudah masuk. Oleh karena itu adanya teriakan-teriakan imsak melalui loudspeaker atau sirine supaya kita sudah bersiap-siap untuk berpuasa karena beberapa menit lagi waktu Subuh sudah akan tiba," ungkapnya.

Lalu bagaimana jika masih ada makanan di mulut atau dikunyah ketika sudah terdengar azan Subuh? Dia menjawab hal itu tidak boleh dan harus dihentikan, karena sudah tidak boleh makan ketika azan.

Lebih lanjut dia menjelaskan azan ada 2 macam, yaitu azan pertama dan azan kedua. Azan pertama untuk mengingatkan orang bahwa waktu shalat Subuh sudah dekat. Azan pertama dilakukan setengah jam sebelum azan fajar/azan shalat Subuh, sehingga manusia terbangun/tersadarkan akan dekatnya waktu Subuh. Lalu, azan kedua, yaitu azan Subuh yang menandakan waktu subuh sudah masuk. "Kalau makan ketika mendengar azan yang pertama makan dan minum masih boleh tapi kalau yang kedua tidak lagi boleh," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Makan Sahur Setelah Imsak, Batalkah Puasanya? Ini Penjelasan MUI",  https://www.kompas.com/tren/read/2021/04/15/163100865/makan-sahur-setelah-imsak-batalkah-puasanya-ini-penjelasan-mui?page=all#page2.
Penulis : Nur Fitriatus Shalihah
Editor : Sari Hardiyanto

Editor: Wiedarto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved