Breaking News:

Gurihnya Karipap Jajanan Melayu, Mulanya Coba-Coba Ternyata Digemari Konsumen Palembang

Kudapan khas Melayu ini disediakan oleh Selvi Septilia Daustine sebagai usaha rumah tangga yang berlokasi  di Jalan Sepakat III, Sako, Palembang.

sripoku.com/jati
Selvi Septilia Daustine dengan produk karipap hasil produksinya 

 
 SRIPO.COM, PALEMBANG - Curry puff atau lebih dikenal dengan nama karipap kini menjadi jajanan kegemaran baru bagi masyarakat Kota Palembag.

Kudapan khas Melayu ini disediakan oleh Selvi Septilia Daustine sebagai usaha rumah tangga yang berlokasi  di Jalan Sepakat III, Sako, Palembang.

Karipap  kini mulai populer warga Palembang,  ibu rumah tangga ini pun dapat menjual 1.500 buah karipap setiap bulan.

Karipap terdiri dari dua bagian yaitu kulit dan isian. Bahan kulit terdiri dari tepung terigu, telur, air es, garam, mentega, jeruk lemot dan margarin pastry.

Sementara bahan isian merupakan tumisan daging ayam, wortel, kentang dan bawang bonbai yang sebelumnya telah diberi bumbu kari dan gula, garam, daun kari, bawang merah, dan bawang putih.

"Mulai produksi karipap sekitar setahun yang lalu. Bermula saat jalan ke Kuala lumpur pernah makan itu di sana,jadi penasaran dan pengen buat coba-coba dijual ternyata banyak yang suka," kata Selvi, Selasa (13/4/2021).

Menurut dia, awalnya langganan kue penasaran dengan kudapan karipap. Mereka pun mengira karipap sama dengan pastel, namun setelah mencicipinya barulah tahu perbedaanya karena masakan Palembang juga banyak pengaruh dari masakan Melayu.

"Alhamdullilah karipap saat ini bisa diterima oleh masyarakat Palembang karena ada sensasi rasa karinya," ujar dia.

Karipap beku harganya bervariasi sesuai isian. Untuk isian kare per boks dihargai Rp20 ribu, daging cincang Rp27 ribu dan kacang ijo Rp17 ribu. Sementara, untuk karipap goreng ditambah Rp2 ribu per boks. Dalam satu boks berisi enam buah karipap.

Saat ini Selvi hanya melayani permintaan karipap untuk pembelian online saja. Meski demikian dia menerima pesanan untuk konsumen di luar kota namun mengemas pesanan dalam plastik kedap udara.

"Karipap bisa dipesan untuk langsung santap (ready to eat) atau pun dalam kemasan beku. Karipap bisa menjadi camilan atau kudapan buka puasa," kata Selvi.(mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved