Breaking News:

Dibayar, Mereka yang Bangunkan Sahur di Arab Saudi

Orang dewasa dan anak-anak sering mengintip dari jendela untuk menyaksikan Abu Tabila lewat dengan memukul genderang yang kecil sambil merapalkan doa

Editor: aminuddin
Dibayar, Mereka yang Bangunkan Sahur di Arab Saudi
Dream.coid
Tradisi bangunkan sahur di Arab Saudi

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Ternyata tradisi membangunkan sahur juga ada di Arab Saudi.

Bedanya, mereka  yang membangunkan sahur di salah satu negara penghasil minyak terbesar itu merupakan sebuah pekerjaan yang dibayar.

Namanya adalah Musaharati.

Tugasnya berjalan sambil memukul gendang di pemukiman penduduk untuk membangunkan umat muslim makan sahur.

Di Provinsi Syarqiyah, pekerjanya disebut dengan nama Abu Tabila.

Orang dewasa dan anak-anak sering mengintip dari jendela untuk menyaksikan Abu Tabila lewat dengan memukul genderangnya yang kecil sambil merapalkan doa.

Tak jarang, mereka ikut keluar untuk menemani Abu Tabila sekaligus memeriahkan momentum sahur secara bersama-sama.

Pekerjaan Musaharati sendiri merupakan salah satu tradisi Ramadhan tertua di Al-Ahsa, dan setiap kota memiliki Abu Tabila-nya sendiri.

Dia menggeluti bisnisnya itu sampai akhir Ramadhan. 

Imbalannya berupa uang, hadiah, permen, dan doa untuk Idul Fitri dari masyarakat yang dibangunkan sahurnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved