Breaking News:

Berkali-kali Dipukuli, Ibu Menangis, Anak Emosi Lalu Tebas Leher Ayahnya : Selalu Berkelahi

Pria 86 tahun itu meregang nyawa, usai lehernya ditebas oleh anak kandungnya sendiri. Korban dibunuh karena sang anak kesal lihat perkelahian

(TRIBUN-TIMUR.COM/NINING)
Jamal (33) nekat membunuh ayah kandungnya, Tatong (86) (TRIBUN-TIMUR.COM/NINING) 

SRIPOKU.COM - Hidup seorang pria bernama Tatong (86), berakhir tragis di tangan anaknya Jamal (33).

Pria 86 tahun itu meregang nyawa, usai lehernya ditebas oleh anak kandungnya sendiri.

Korban dibunuh karena sang anak kesal lihat perkelahian orangtuanya.

Apalagi pelaku sering menemukan ibunya menangis, karena dipukul oleh ayahnya.

Kejadian tersebut tak cuma sekali, perkelahian itu selalu berulang.

Hingga terjadilah puncaknya, pada Minggu (11/4/2021), Jamal menghabisi nyawa ayahnya di depan sang ibu di Bittoeng, Kelurahaan Bittoeng, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.

Dalam pengakuannya, Jamal dengan sadar menghabisinya nyawa ayahnya itu.

Menurut dia, dirinya menghabisi nyawa sang ayah dengan sebilah parang.

"Iya saya sadar," kata Jamal singkat.

Jamal mengaku nekat melakukan hal itu karena dirinya selalu mendapati sang ibu menangis akibat ulah bapaknya.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved