Breaking News:

Berita OKU Timur

Tanggul Irigasi di Desa Kurungan Nyawa OKU Timur Jebol, Alat Berat Mulai Dikerahkan

Tanggul irigasi tersebut diketahui jebol dan sedang dalam masa perbaikan, yang diperkirakan membutuhkan waktu 60 hari masa kerja.

TRIBUNSUMSEL.COM/EDO
Suana perbaikan di tanggul irigasi Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur. 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Pasca rusaknya tanggul irigasi di kawasan Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur, terlihat pihak terkait sudah melakukan perbaikan.

Tanggul irigasi tersebut diketahui jebol dan sedang dalam masa perbaikan, yang diperkirakan membutuhkan waktu 60 hari masa kerja.

Tentu, hal itu berdampak pada sawah yang terancam kekeringan.

Baca juga: Pilkades Serentak 2021 di OKU Timur, 11 Desa Layangkan Protes Hasil: Klaim Ada Kejanggalan

Baca juga: Harga Daging Ayam dan Sapi Merangkak Naik, Beberapa Stabil: Update Harga Sembako di OKU Timur

Sembari pihak pemerintah melakukan perbaikan, para petani yang terdampak terlihat menggunakan sumur bor yang berfungsi sebagai pengairan sementara waktu.

Dani (31) salah satu petani setempat mengatakan, setelah panen pihaknya langsung menyiapkan lahan untuk segera dilakukan penanaman bibit padi di sawah.

Namun, dalam beberapa hari belakangan ini, pihaknya kesulitan mendapatkan air dari irigasi.

“Bibit padi ini baru berumur 5 hari dari waktu tanam, kalau kekeringan bisa mati. Karena air irigasi tidak mengalir, makanya menggunakan sumur bor,” katanya.

Baca juga: Tim Rally OKU Timur Optimis Raih Gelar Juara Nasional, Kejuaran Nasional Sprint Rally dan Rally 2021

Baca juga: PETANI di OKU Timur Ini Nyambi Jualan Sabu-sabu, dengan Cara Begini Polisi Melakukan Penangkapan

Sementara itu Gede Opsda II Bendungan Perjaya menjelaskan, bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas untuk perbaikan.

"Kita sudah melalukan perbaikan sementara dan perbaikan permanen. Untuk yang sementara kita menggunakan pasir dalam karung, dan batu untuk ditutup ke dinding tanggul untuk yang sementara," katanya. Senin (12/4/2021).

Ia mengatakan, bahwa kalau untuk perbaikan permanen pihaknya sudah mengerahkan alat berat dibantu dinas terkait.

"Alat berat sudah dikerahkan bekerja sama dengan Pemda dibantu Dinas. 60 hari kerja itu kan yang permanen, kalau untuk perbaikan sementara sudah kita tanggulangi dengan cepat ," tutupnya. (Edo/TS)

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved