Jabatan Presiden

Menyoal Periode Ideal Jabatan Presiden

Diskursus masa jabatan presiden (presidential term) kembali mengemuka seiring wa­ca­na perdebatan skema politik 2024 yang kian memanas.

Editor: Salman Rasyidin
ist
Prasetyo Nugraha SH MHI 

Selama praktik penyelenggaraan negara baik pada ma­sa pemerintahan orde lama (Orla) maupun orde baru (Orba) digunakan sebagai dasar hukum untuk memperluas dan mempertahankan kekuasaannya.

Selanjutnya melalui beberapa kali fase amandemen UUD 1945, di tahun 2002 ditam­bah­kan kalimatnya dalam pasal 7 dimaksud, dengan frasa; “dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan”. Artinya dalam frasa pasal 7 tersebut ada beberapa hal yang telah ditegaskan secara eksplisit, yaitu:

1) presiden dan wakil presiden di­ba­tasi masa jabatannya yaitu lima tahun;

 2) presiden dan wakil presiden dapat dipilih kem­bali dalam jabatan yang sama untuk satu kali masa jabatan.

Dengan adanya ketentuan ini maka sistem presidential term hanya berlaku maksimal sepuluh tahun atau dua periode masa jabatan.

Presiden ke-6, Susilo Bambang Yu­dho­yono telah terdampak atas rule of the game ini, dan kemungkinan juga menyusul Pre­siden Indonesia Ke-7, Joko Widodo.

Tetapi bola liar revisi presidential term melalui isu amanden konstitusi selalu di­lempar di tengah publik.

Tidak halnya di bulan maret 2021 ini, isu tiga periode sudah le­bih kencang dihembus didua tahun terakhir, 2019 dan 2020.

Bahkan tahun 2010 di e­ra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Partai Demokrat sudah sempat meng­ajukan usulan amandemen terbatas pasal 7, UUD 1945.

Dasar Emperis

Dalam beberapa dekade banyak negara yang mengotak atik konstitusi dengan tujuan perbaikan demokrasi di dalam negerinya.

Sebut saja masa bakti Presiden Abdel Fattah al-Sisi di Mesir yang diperpanjang dari 4 tahun menjadi 6 tahun.

Amandemen kon­stitusi Mesir yang didukung mayoritas parlemen bertujuan untuk stabilitas negara juga menambah periodeisasi presidential term. Dengan amandemen konstitusi ini,

Presiden Al-Sisi akan bisa mencalonkan diri untuk untuk periode ketiga setelah masa jabat­an­nya berakhir.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved