Breaking News:

Berita Palembang

Maskapai Penerbangan di Palembang Siap Ikut Aturan, Tunggu Regulasi Larangan Mudik dari Kemenhub

Pihaknya pun mengaku masih menanti regulasi dari Kemenhub mengenai pengendalian transportasi. 

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi Larangan mudik di tengah pandemik virus corona atau covid-19 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sejumlah maskapai penerbangan di Palembang mengaku siap mengikuti aturan pemerintah terkait larangan mudik selama masa Idul Fitri 1442 H,  dalam rangka pencegahan Covid-19 pada periode 6-17 Mei 2021.

Kendati demikian, sejumlah manajemen maskapai penerbangan mengaku masih menunggu regulasi dan kebijakan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) soal larangan mudik. 

Baca juga: Presiden Sriwijaya FC Perintahkan Coach Nil Maizar Kaji Kebijakan Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: SIAP-SIAP Mulai 6-17 Mei, Berikut 8 Poin Terkait Larangan Mudik Lebaran dari Pemerintah

Manager Marketing Garuda Indonesia Cabang Palembang, Meisye Paulina Tambunan mengatakan sampai saat ini maskapai Garuda Indonesia masih tetap menyediakan tiket penerbangan. Pihaknya pun mengaku tetap mendukung kebijakan apapun yang dikeluarkan pemerintah dan merujuk kepada SE Satgas Covid-19 bahwa transportasi udara masih diperbolehkan dengan pengecualian. 

"Sampai saat ini kita masih sediakan tiket. Merujuk kepada SE Satgas Covid-19 transportasi udara masih diperbolehkan. Logistic atau cargo juga masih jalan," katanya,  Senin (12/4/2021).

Garuda Indonesia saat ini juga tengah mempersiapkan langkah antisipatif terkait kebijakan operasional layanan penerbangan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan pengendalian transportasi mudik lebaran diantaranya penyesuaian frekuensi, jadwal penerbangan  sesuai kebutuhan, penyesuaian kebijakan operasional pada lini layanan pre-flight, in-flight dan post-flight sebelum, selama, dan setelah periode larangan mudik.

Baca juga: Larangan Mudik Akan Berdampak Pada Penjualan BBM di Kayuagung OKI, Diprediksi Justru Naik Sedikit

Baca juga: Meski Ada Larangan Mudik Lebaran, Bandara SMB II Palembang Tetap Perketat Prokes

Optimalisasi layanan penerbangan kargo untuk mendukung distribusi logistik, dan berbagai kebijakan antisipatif pada ranah operasional lainnya.

Selain itu,  untuk memastikan berbagai langkah penyesuaian tersebut berjalan optimal, Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif dengan stakeholders layanan kebandarudaraan lainnya.

Pihaknya akan terus memonitor trafik penumpang jelang pemberlakuan kebijakan pengendalian transportasi guna memastikan operasional layanan penerbangan dapat tetap berlangsung lancar.

“Kami juga turut mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan bertepatan dengan periode larangan mudik agar dapat segera melakukan penyesuaian rencana penerbangan. Kalau ada ketentuan lainnya akan kami sampaikan kembali," jelasnya. 

Baca juga: Soal Larangan Mudik Lebaran 2021, Gubernur Sumsel akan Gelar Rapat dengan OPD Terkait

Baca juga: Ada Larangan Mudik Lebaran 2021 PT KAI Palembang belum Buka Pemesanan Tiket Kereta Api Jarak Jauh

Terpisah, Kepala Cabang Sriwijaya Air Palembang, Yudo menjelaskan Sriwijaya Air Group tetap akan mengikuti kebijakan pemerintah tentang adanya larangan mudik selama masa Idul Fitri 1442 H.

Pihaknya pun mengaku masih menanti regulasi dari Kemenhub mengenai pengendalian transportasi. 

"Sriwijaya Air Group mengikuti kebijakan dari pemerintah. Untuk arahan dan kebijakannya nanti akan dijelaskan oleh regulasi yang mengaturnya, dalam hal ini Kemenhub," ujarnya.

Seperti diketahui,  Kementerian perhubungan telah menerbitkan PM Nomor 13/2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idulfitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Dalam aturan tersebut,  moda transportasi darat, laut, udara serta kereta api dilarang beroperasi pada periode  6 Mei-17 Mei 2021.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved