Breaking News:

Berita OKI

Harga Bahan Pokok di Pasar Kayuagung OKI Naik, Penjualan Justru Meningkat, Ini Alasannya

Kenaikan harga tersebut berbarengan dengan datangnya bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah yang jatuh tanggal 13 April mendatang.

TribunSumsel.com/Nando
Berbagai komoditas kebutuhan pokok harganya terus melejit dalam kurun waktu seminggu terakhir di Pasar Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Minggu (11/4/2021) siang. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Berbagai komoditas kebutuhan pokok harganya terus melejit dalam kurun waktu seminggu terakhir, di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Kenaikan harga tersebut berbarengan dengan datangnya bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah yang jatuh tanggal 13 April mendatang.

Pantauan wartawan di pasar Kayuagung, adapun bahan kebutuhan pokok yang naik antara lain sembako, cabai, daging ayam hingga daging sapi.

Baca juga: Warga Pedamaran Sebar Poster Alisyah Duta Dangdut LIDA 2021 Indosiar, Berharap Dukungan Pemkab OKI

Baca juga: Mengenal Kepala PMD OKI Nursula, Istri Seorang Pama Polisi yang Kenyang Pengalaman di Pemkab OKI

Hal tersebut dibenarkan pedagang daging ayam ras atau broiler (pedaging), Hendri Irawan bahwa kenaikan harga di luar prediksinya.

"Untuk tahun ini peningkatan harga sangat luar biasa jika dibandingkan tahun lalu jelang puasa. Karena untuk harga satu kilogram daging ayam bersih saya jual Rp 40.000,"

"Padahal tahun lalu menjelang puasa harga jual tertinggi hanya sekitar Rp 36.000, tidak pernah harga setinggi ini sebelum masuk bulan puasa," jelasnya saat ditemui, Minggu (11/4/2021) siang.

Dikatakan lebih lanjut, harga tersebut diperkirakan akan terus merangkak naik apalagi saat mendekati hari raya Idul Fitri.

Baca juga: Duel Maut Rebutan Warisan di Desa SP Padang OKI, Masih Sepupu Hingga Tersangka Baru Setahun Kembali

Baca juga: Perebutan Harta Warisan, Dua Sepupu di SP Padang OKI Berkelahi, 1 Luka Berat & 1 Tewas

"Kemarin bos saya yang di Palembang sudah menginformasikan kalau harga akan kembali naik sekitar 5 persen selama bulan puasa. Bahkan diprediksi menjelang lebaran bisa menyentuh harga kurang lebih Rp 45.000 perkilogram," bebernya.

Hendri menyebutkan, harga ayam memang dipatok berbeda sesuai dengan kondisi ayam yang akan dibeli.

"Harganya bervariasi tergantung kondisi ayam yang dibeli, dari ayam yang masih hidup, ayam yang sudah di potong-potong, atau ayam bersih per ekornya," jelasnya, untuk jeroan ayam harganya masih stabil.

Halaman
12
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved