Breaking News:

Siti Nuraida, Siswi Kelas 10 SMK, Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Ibunya Meninggal, Bapak Kawin Lagi

Aida,-sapaan Nuraida, sudah bertahun-tahun hidup sendiri di sebuah rumah reyot di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Siti Nuraida dan gubuk reyot tempat tinggalnya. Siswi kelas 10 SMA di Pandeglang 

SRIPOKU.COM, PANDEGLANG - Kisah remaja berusia 16 tahun ini cukup memilukan.

Gadis yang nasibnya kurang beruntung itu bernama Siti Nuraida.

Dia adalah siswi Kelas 10 SMK di Pandeglang, Banten.

Usianya baru 16 tahun.

Siti Nuraida sehari-harinya dipanggil Aida.

Baca juga: KISAH Kakek Zakaria, Motor Dirampas Saat Jual Es di Sukabangun 2 Palembang, Pelaku Lambaikan Tangan

Aida sudah bertahun-tahun hidup sendiri di sebuah rumah reyot di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

Rumah tersebut berukuran 6x8 meter persegi, dengan 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, ruang keluarga dan dapur.

Material rumah hanya terbuat dari kayu dan bilik bambu yang tampak berlumut dan lapuk.  

Rumah peninggalan nenek dari Aida itu pun miring dan hampir ambruk lantaran sejumlah pondasi rumah berbahan kayu tersebut sudah lapuk.

Rumah pelajar bernama Siti Nuraida (16) di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Rabu (7/4/2021), tampak reyot dan lapuk. Aida sejak usia tiga tahun sudah ditinggal ibundanya yang meninggal dunia dan ayahnya yang menikah lagi.
Rumah pelajar bernama Siti Nuraida (16) di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Rabu (7/4/2021), tampak reyot dan lapuk. Aida sejak usia tiga tahun sudah ditinggal ibundanya yang meninggal dunia dan ayahnya yang menikah lagi. (Tangkap layar video)

Saat didatangi, kebetulan hujan turun dan sebagian genting rumah yang sudah berlumut itu pun bocor.

Halaman
1234
Editor: Sudarwan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved