Breaking News:

Bank Sumsel Babel Fokus Salurkan KUR Syariah Kepada Pelaku UMKM, Kembangkan Industri Kreatif

Hingga 8 April 2021,  jumlah nasabah KUR BSB Syariah tercatat sebanyak 124 nasabah dengan total pembiayaan sebesar Rp5,08 miliar.

sripoku.com/jati
Peresmian Pengembangan Sentra Kawasan Kuliner Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo, 7 Ulu, Palembang, Jumat (9/4/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank Sumsel Babel melalui unit usaha syariah akan fokuskan pemberian kredit usaha rakyat (KUR) Syariah kepada pelaku usaha UMKM.

Salah satunya melalui kerja sama dengan pemerintah provinsi Sumsel, Bank Sumsel Babel memberikan kredit kepada pelaku usaha pempek di Sentra Kawasan Kuliner Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo, 7 Ulu Palembang. Ada 18 pelaku usaha kuliner lokal di kawasan ini yang menjadi nasabah KUR Syariah.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin, mengatakan, pemberian kredit kepada pengusaha pempek di kawasan ini merupakan upaya perseroan dalam membantu pengentasan kemiskiskinan di Sumsel.

"Kami merencanakan akan terus bersinergi dengan pemprov dan kota/kabupaten dengan membantu menyelesaikan masalah di sektor ekonomi dan sosial untuk pengentasan kemiskinan," katanya pada kegiatan Pengembangan Sentra Kawasan Kuliner Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo, 7 Ulu, Palembang, Jumat (9/4/2021).

Dia menyebutkan, dalam pengembangan usaha makanan lokal Palembang ini, digarap dengan konsep bank syariah dan kerja sama dengan pihak pengembang industri kreatif sehingga dapat terjadi peningkatan omzet yang signifikan.

"Bagaimana ekonomi masyarakat bisa dibantu dengan kekuatan ekonomi lewat potensi usaha makanan lokal, pempek. Kami membantu lewat akses permodalan," ujarnya.

Program KUR Syariah Bank Sumsel Babel diluncurkan pada 24 Februari lalu. Hingga 8 April 2021,  jumlah nasabah KUR BSB Syariah tercatat sebanyak 124 nasabah dengan total pembiayaan sebesar Rp5,08 miliar.

KUR Syariah terbagi menjadi tiga jenis yakni KUR Super Mikro dengan pembiayaan hingga Rp10 Juta, KUR Mikro dari Rp10 juta hingga Rp50 Juta dan KUR Kecil dengan pembiayaan mulai Rp50 juta sampai Rp500 juta.

Tak hanya bantuan pendanaan, pengusaha pempek di kawasan ini pun diberikan sertifikasi halal agar memberikan kepastian keamanan produk bagi konsumen.

"Pempek bisa saja semua sama tapi akan lebih baik jika terjamin produknya. Ada sertifikasinya," jelas Ahmad.

Halaman
12
Penulis: Jati Purwanti
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved