Breaking News:

RSUD Bari dan Puskesmas di Palembang Belum Gunakan Tes GeNose C19, Seperti Ini Penjelasannya

Kendati sudah digunakan di Bandara SMB II dan RS Bhayangkara, fasilitas tes GeNose Covid-19 belum tersedia di fasilitas kesehatan Kota Palembang.

sripoku.com/rahmalia
Direktur Utama RSUD Bari, dr Hj Makkiani SH MARS 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski sejumlah tempat seperti Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) dan RS Bhayangkara telah menyediakan alat tes GeNose Covid-19 (C19), namun fasilitas kesehatan lain di Palembang belum secara merata mempunyai alat deteksi covid-19 tersebut 

Seperti yang terpantau di RSUD Palembang Bari milik Pemerintah Kota Palembang. Direktur Utama RSUD Bari, dr Hj Makkiani SH MARS mengatakan, belum tersedianya alat deteksi melalui hembusan nafas tersebut lebih dikarenakan soal regulasi. Khususnya bagi RS, syarat utama adalah mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan.

"Sekarang belum tersedia, tapi kedepan tidak menutup kemungkinan GeNose juga akan ada di RSUD Bari jika sudah ada petunjuk dari Kementerian," katanya, Kamis (8/4/2021). 

Makkiani mengatakan, memang cara kerja GeNose C19 dinilai lebih praktis dibandingkan alat uji lainnya sehingga banyak dipergunakan di lokasi keberangkatan baik di Bandara dan KAI. Dari segi harga alat pun, cukup terjangkau yakni Rp 50-60 juta atau lebih murah dibandingkan alat uji PCR.

Sementara untuk sebuah rumah sakit, tetap menggunakan Tes PCR dalam menegakkan diagnosa apakah pasien terpapar Covid-19 atau tidak. 

"Ada tahapan lebih detil kalau untuk hasil dari PCR karena sebagai sampel DNA si pasien. Untuk kami di RS petunjuk penggunaan alat deteksi baru PCR saja," ujarnya. 

Soal penetapan tarif, tes PCR sesuai aturan Kemenkes dikisaran Rp 900 ribu, hanya saja RSUD Bari belum memiliki izin 100 persen untuk uji PCR bagi masyarakat diluar pasien rawat di RSUD Bari. 

"Sejauh ini masih digunakan internal, kami sedang mengurus izin mudah-mudahan sebentar lagi keluar sehingga nanti masyarakat diluar juga bisa untuk tes PCR di Bari. Untuk keperluan penerbangan dll, baru Swab Antigen yang kami layani," katanya. 

Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan, untuk 41 Puskesmas yang ada di Palembang juga belum memiliki alat GeNose Covid-19. 

"Untuk Puskesmas belum tersedia alat GeNose, baru terbatas di Bandara saja," ujarnya. (Yak)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved