Breaking News:

Masker Medis Palsu Banjiri Pasar,Berbahaya Bagi Kesehatan, Begini Cara Memilih Masker

Penggunaan Masker Medis Palsu membahayakan kesehatan. Beli masker yang memiliki izin edar alat kesehatan dari Kemenkes

kompas.com
Masker medis palsu dikhawatirkan tidak bisa secara efektif mencegah penularan Covid-19.(FREEPIK/WIRESTOCK) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Banyaknya masker medis palsu yang membanjiri pasar mengundang keprihatinan sejumlah produsen masker di tanah air.

Pasalnya, masker medis yang tidak sesuai standar akan membahayakan kesehatan pengguna, terutama masyarakat umum.

Menurut Direktur Teknis & Business Development dari JITO, Mara Osca Herdiana, produsen masker merek JITO, seharusnya masker yang beredar saat ini wajib tersertifikasi dan berizin edar.

 Dengan begitu, maka diharapkan masyarakat tidak salah dalam memilih masker.

“Untuk menghindari kesalahan dalam memilih masker, diharapkan masyarakat membeli masker yang memiliki izin edar alat kesehatan dari Kemenkes. Izin edar ini dapat ditemukan di dalam kemasan," ujar Mara dalam keterangan tertulis, Kamis (8/4/2021).

Dia jelaskan, masker yang sebaiknya direkomendasikan dipakai masyarakat di masa pandemi covid-19 seperti saat ini haruslah jenis masker yang mampu menyaring lebih dari 98% bakterial tanpa mengurangi kenyamanan bernapas.

Dan masker tersebut  sebaiknya lulus uji produk oleh lembaga pengujian yang terakreditasi atau Lembaga akreditasi internasional.

“Misalnya dalam hal pengujian differential pressure atau uji beda tekan, pengujian ini bertujuan untuk uji standar kenyamanan saat pemakaian, yaitu uji breathability,” jelasnya.

Dia katakan, ada pilihan bahwa masker juga bisa di test-kan uji flammability, di mana bahan masker bisa mengurangi efek paparan api yang timbul dikarenakan berbagai hal. JITO melakukan pilihan test ini dan sudah lulus uji dari Lembaga internasional.

Mara kemudian menambahkan, masker JITO telah dilakukan uji dan lulus dari lembaga sertifikasi atau lab test di luar negeri. JITO memiliki varian lain masker yang lebih stylish dengan bentuk masker respirator yang telah lulus uji KN95 (GB2626 : 2019) dengan nama JITO KN95.

Pada bagian lain Direktur Marketing & Promotion dari JITO, W. Tommy Hastomo, menambahkan, kedua masker JITO tersebut mulai bisa didapatkan segera di outlet-outlet modern market dengan tahapan dari distribusi pulau Jawa hingga ke pulau-pulau lain di Indonesia.

"Kami sudah memulai penjualan online di marketplaces dan juga kampanye melalui media sosial dengan konsep JITO adalah masker untuk segala aktivitas bagi masyarakat,” kata Tommy.

Bagaimanapun, banyak pihak yang dirugikan atas maraknya peredaran masker medis palsu ini. Selain tenaga kesehatan dan masyarakat umum, hal ini juga merugikan perusahaan dan produsen masker di tanah air.

“Kami mendukung upaya pemerintah dalam menyikapi peredaran masker medis palsu ini. Kami berharap, ke depan masyarakat semakin punya akses terhadap masker yang tepat bagi mereka karena kesehatan adalah hal basic need atau kebutuhan pokok saat ini di saat pandemi dan juga nantinya ketika pandemi ini telah berakhir,” ujar Mara.

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul  Produsen masker prihatin maraknya peredaran masker palsu. From

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved