Breaking News:

Berita Palembang

Air Susu Dibalas Air Tuba, Remaja di Palembang Lempar Batu ke Wajah Ibunya, Melawan saat Ditangkap

Seorang remaja bernama Ahmad Arif (19), tega melemparkan batu ke wajah ibu kandungnya Maryati, Kamis (8/4/2021) pagi.

SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Arif (19), pelaku penganiayaan anak kandung, ditangkap petugas PPA Polrestsbes Palembang, Kamis (8/4), sekitar pukul 09.00. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang remaja bernama Ahmad Arif (19), tega melemparkan batu ke wajah ibu kandungnya Maryati, Kamis (8/4/2021) pagi.

Akibat kejadian itu, Arif kini diamankan jajaran Polrestabes Kota Palembang.

Sedangkan korban Maryati harus mengalami luka akibat kejadian yang dialaminya tersebut.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal saat pelaku sedang tidur di kamar.

Lalu terbangun dan keluar kamar melihat sang ibu sedang Nonton TV di ruang keluarga.

Tidak tahu apa masalahnya tiba-tiba, Arif pun langsung mengambil sebongkah batu, dan melempar batu tersebut dengan keras ke muka sang ibu.

Maryati mendadak bangun kesakitan.

Namun apalah daya, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka dibagian mukanya.

Sedangkan warga yang mendengar adanya keributan dan mengetahui adanya kejadian tersebut langsung melaporkan ke Polrestabes Palembang.

"Benar pelaku kita tangkap atas ulahnya melakukan penganiyaan terhadap ibu kandungnya sendiri. Ketika kita mendapati adanya laporan itu, kita langsung mendatangi TKP. Pelaku sempat melawan saat ditangkap. Namun berkat Kesigapan petugas pelaku pun berhasil diamankan," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, Didampaingi Kanit PPA, Iptu Hj Fifin Sumailan.

Lanjut Tri, hasil pemeriksaan pelaku ini merupakan resedivis curanmor yang dulu pernah menjalani hukuman di rutan Pakjo.

" Pelaku ini resividis curanmor, dan pernah mendekam di rutan. Namun sudah bebas, nah karena ulahnya inilah ( penganiayaan terhadap ibu kandungnya-red), terpaksa kita amankan kembali," tegas Tri.

Atas ulahnya pelaku terancam pasal 351 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun.

Sedangkan Arif ketika ditemui di ruang reskrim Polrestabes, Palembang mengaku salah dan khilaf melakukan aksi tersebut. " Saya khilaf pak. Idak tahu kenapa tangan saya begerak sendiri mengambil batu dan melempar pada ibu kandung saya, " ungkap Arif seperti orang linglung. (Diw)

Termakan Hasutan Seorang Dukun, Anak Durhaka ini Tega Habisi Nyawa Ibu Kandungnya, Demi Harta Karun

Air Matanya Tumpah, Rizky Febian Akui Terpaksa Restui Lina Dinikahi Teddy, Tak Mau Jadi Anak Durhaka

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved