Breaking News:

Asam Lambung Meninggi

Amati 4 Ciri-ciri Asam Lambung Meninggi yang Bisa Menyerang  Siapa Saja

Tidak sedikit yang mengetahui  bahwa  perubahan kondisi kesehatan yang menimpa seseorang dianggap penyakit ringan atau masuk angin.

Editor: Salman Rasyidin
(Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
ILUSTRASI. Bau mulut tak sedap jadi salah satu ciri-ciri asam lambung rendah yang perlu Anda waspadai. 

Apabila asam lambung naik kambuh lebih dari dua kali seminggu, pemicunya bisa karena gastroesofageal reflux disease (GERD). 

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Apa pun penyebabnya, penyakit asam lambung naik bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya. 

Berikut beberapa pertolongan pertama saat asam lambung naik untuk membantu meredakan penyakit: 

1. Longgarkan pakaian 

Melansir Healthline, tekanan pada perut dapat memicu naiknya asam lambung. Untuk itu, pertolongan pertama saat asam lambung naik perlu menghilangkan segala tekanan pada perut. 

Saat penyakit kumat, segera longgarkan ikat pinggang, kait celana, baju, atau apa pun yang membuat penderita makin merasa sesak. 

2. Berdiri tegak

Posisi tubuh tertentu terkadang bisa memicu asam lambung naik. Posisi yang tidak pas atau kurang nyaman dapat memberikan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah. 

Bagian tubuh ini berupa otot berbentuk cincin yang mengontrol asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan. 

Pertolongan pertama saat asam lambung naik juga perlu melibatkan perubahan posisi tubuh yang lebih tegak untuk mengurangi tekanan pada sfingter esofagus. 

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

Jika saat asam lambung kambuh penderita sedang berbaring, coba posisi duduk atau berdiri. Apabila posisi penderita saat asam lambung kumat sudah berdiri, coba tegakkan postur tubuh untuk berdiri lebih tegak. 

3. Mengunyah permen karet 

Penelitian pada 2014 membuktikan, mengunyah permen karet dapat membantu mengatasi asam lambung naik. Mengunyah permen karet dapat merangsang produksi air liur dan menelan. 

Cara alami ini dapat meredakan gejala asam lambung naik dengan jalan mengencerkan dan membersihkan asam lambung dari kerongkongan. 

4. Minum obat asam lambung

Pertolongan pertama saat asam lambung naik juga perlu memberikan obat yang tepat bagi penderita. Terdapat beberapa jenis obat asam lambung yang tersedia di pasangan, yakni: 
Antasida H2 blocker 
Penghambat pompa proton (PPI) 
Obat jenis PPI dan H2 blocker dapat mengurangi produksi asam yang dikeluarkan lambung, sehingga membantu mengatasi asam lambung naik. 

Sedangkan obat jenis antasida berfungsi untuk menetralkan asam lambung

Sebelum minum obat asam lambung, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter. Beberapa obat dapat berinteraksi dengan obat lainnya.

Penyakit asam lambung naik umumnya bisa sembuh selang beberapa jam setelah penderita diberi beberapa pertolongan pertama di atas. 

Anda perlu waspada apabila gejala rasa tidak nyaman di dada disertai keluarnya keringat dingin dan sesak napas. 

Kondisi tersebut bisa jadi tanda penyakit jantung.(Mahardini Nur Afifah) 

7 Minuman Pereda Asam Lambung

Air Kelapa
Air Kelapa (Hello Sehat/Tribun Pontianak)

Kalau Anda sering menderita asam lambung? Ini 7 minuman yang bermanfaat meredakan asam lambung.

Setiap orang pasti merasa tidak nyaman dan kesakitan saat asam lambung naik. Bila kondisi semakin parah, penderita akan mengalami mual, sakit tenggorokan, batuk, sampai muntah-muntah. 

Sekedar info, salah satu faktor pemicu asam lambung naik adalah makanan. Makanan berminyak, tinggi kolesterol, dan beberapa jenis makanan lain bisa memicu asam lambung naik. 

Untuk meredakan asam lambung, Anda mengonsumsi obat resep dari dokter. Opsi lainnya, Anda bisa mengonsumsi minuman berikut ini untuk meredakan asam lambung

Berikut minuman yang dipercaya ampuh meredakan asam lambung.   

1. Teh herbal 

Anda merasa asam lambung naik? Minum secangkir teh herbal sekarang juga. Asal tahu saja, teh herbal bisa membantu memperlancar sistem pencernaan dan meredakan rasa mual. 

Perlu dicatat bahwa tidak semua teh herbal boleh dikonsumsi. Pilih teh herbal yang bebas kafein, seperti teh chamomile dan licorice. 

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Teh licorice alias akar manis bermanfaat untuk meningkatkan lapisan lendir di esofagus sehingga terlindungi dari iritasi akibat asam lambung

Cara penyajiannya cukup mudah. Anda seduh satu sendok teh herbal ke dalam satu cangkir air panas, lalu diamkan selama lima menit sampai 10 menit.  Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda minum dua sampai empat cangkir teh herbal sambil beristirahat. 

Jenis teh herbal yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam lambung adalah teh dari daun peppermint. Sebab, peppermint memicu refluks asam lambung bagi beberapa orang yang sistem pencernaannya cenderung sensitif. 

Meski demikian, tetap konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk minum teh herbal. 

2. Susu rendah lemak atau susu skim 

Susu sapi umumnya tidak dianjurkan untuk penderita asam lambung. Ini karena susu sapi mengandung tinggi lemak sehingga lebih sulit dicerna. 

Selain itu, kandungan lemak dalam susu sapi bisa melunakkan katup atau sfingter esofagus dan membuka jalan bagi asam lambung untuk naik ke kerongkongan. 

Kalau Anda ingin tetap minum susu, maka pilihlah susu rendah lemak atau susu skim agar lebih mudah dicerna. Dengan begitu, katup kerongkongan (sfingter esofagus) akan tetap aman saat menahan asam lambung naik. 

ilustrasi
Update 6 April 2021. (https://covid19.go.id/)

3. Susu nabati 

Susu nabati adalah salah satu minuman yang baik dikonsumsi penderita asam lambung. Jenis susu nabati yang bisa Anda pilih adalah susu kedelai, susu almond, dan susu kacang mede. 

Nah, kini tinggal pilih mana yang Anda suka. Susu almond, contohnya, mengandung sifat basa yang membantu menetralkan cairan asam lambung dan meredakan gejalanya. 

Sementara itu, dilansir dari laman Healthline, susu kedelai dinilai sebagai minuman untuk asam lambung yang paling aman. 

Pasalnya, susu kedelai mengandung lebih sedikit lemak dibandingkan jenis susu lainnya sehingga dapat mencegah naiknya asam lambung.

4. Jus 

Buah-buahan sitrus seperti jeruk, nanas, atau apel sangat tidak dianjurkan untuk penderita asam lambung. Pasalnya, kandungan asam pada buah-buahan tersebut membuat asam lambung naik. 

Namun, ini bukan berarti Anda lantas tak bisa mengonsumsi buah-buahan apalagi minum jus buah.

 Sebelum membuat jus, pilihlah buah atau sayur yang lebih rendah kandungan asamnya seperti wortel, bayam, mentimun, atau lidah buaya. 

Selain itu, Anda juga bisa membuat minuman segar dari buah yang aman untuk penyakit asam lambung, seperti buah bit, semangka, dan buah pir. 

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

5. Smoothie 

Smoothie adalah salah satu minuman untuk asam lambung yang baik untuk dikonsumsi. 

Selain mengandung lebih banyak vitamin dan mineral, minuman ini juga tidak membuat asam lambungcepat kambuh. Saat membuat smoothie, gunakan buah yang tidak mengandung banyak asam, seperti buah pir atau semangka. 

Anda bisa juga mencampurkannya dengan bayam agar semakin ampuh menjaga kadar asam lambung tetap normal.

6. Air putih 

Rutin minum air putih adalah cara yang paling sederhana untuk mencegah asam lambung kambuh. Walau begitu, Anda tetap perlu berhati-hati saat minum air putih. Kebanyakan pH air cenderung netral. 

Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa air putih bisa meningkatkan kadar pH dari setiap makanan yang Anda konsumsi. Meski dianjurkan untuk minum air putih, Anda tetap perlu membatasi air putih yang diminum. 

Pasalnya, terlalu banyak minum dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam tubuh dan meningkatkan kemungkinan terjadinya refluks asam lambung

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

7. Air kelapa 

Air kelapa menjadi salah satu minuman untuk asam lambung yang baik dikonsumsi. Air kelapa mengandung kalium yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan pH dalam tubuh. 

Dengan demikian, kadar asam lambung menjadi lebih mudah dikendalikan dan mengurangi risiko refluks asam lambung

Minuman yang perlu dibatasi penderita asam lambung 

Anda yang memiliki penyakit asam lambung sebaiknya menghindari beberapa macam jenis minuman agar asam lambung tidak kambuh. Berikut minuman yang pemicu asam lambung naik yang haru Anda hindari. 

1. Jus dari buah-buahan sitrus 

Kunci mengatasi asam lambung naik adalah dengan menghindari jenis makanan atau minuman yang mengandung tinggi asam, seperti lemon, jeruk, jeruk nipis, dan anggur. 

Pasalnya, kandungan asam sitrat dalam buah-buahan sitrus dapat meningkatkan kadar keasaman lambung dan mengikis lapisan kerongkongan. Hal ini bisa memicu asam lambung bergerak naik ke tenggorokan dan memicu timbulnya gejala. 

2. Kopi 

Anda mungkin terbiasa minum kopi di pagi hari supaya tubuh semangat sebelum beraktivitas. Namun, minuman ini perlu dihindari kalau punya asam lambung
Mengapa? Ini karena terlalu banyak minum kopi dapat memicu produksi asam lambung secara berlebihan dan memicu refluks asam lambung

Tidak hanya kopi, minuman berkafein lainnya seperti teh atau soda juga memiliki efek serupa. Saat kita minum minuman bersoda, gelembung-gelembung yang dihasilkan akan kian membesar dan menekan sfingter esofagus. 
Akibatnya, asam lambung terdorong masuk ke esofagus dan memicu mual dan sensasi terbakar di bagian tenggorokan. 

3. Alkohol 

Salah satu minuman untuk asam lambung yang wajib dihindari adalah alkohol. Sebab, alkohol bisa melemaskan sfingter esofagus dan merangsang lambung untuk menghasilkan lebih banyak asam. 

Tidak hanya itu, alkohol juga bisa mengikis lapisan mukosa pada lambung dan esofagus sehingga kian memperparah asam lambung.(Wisnubrata) 

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berbagai Minuman yang Bisa Mengurangi Gejala Asam Lambung",

Naskah ini Pernah  Tayang di KONTAN.CO.ID – dengan judul “Jangan abaikan 4 ciri-ciri asam lambung rendah ini” https://kesehatan.kontan.co.id/news/jangan-abaikan-4-ciri-ciri-asam-lambung-rendah-ini

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved