Breaking News:

Sudah Saatnya Meregulasi Digitalisasi Bisnis

Efek besar yang diakibatkan pandemi virus covid–19 memang begitu luar biasa.

Editor: Salman Rasyidin
Sudah Saatnya Meregulasi Digitalisasi Bisnis
ist
M. Syahri Ramadhan Simangunsong, S.H.,M.H

Salah satu jenis investasi di pasar abstrak ini sebenarnya su­dah begitu lama terlaksana.

Namun antusiasme terhadap kegiatan investasi saham ini baru nam­­pak dan seakan menjadi fenomena yang luar biasa, ketika berada dalam situasi pandemi sa­at ini.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh PT Kustodian Sentral Efek (KSEI) per Juli 2020, da­ta jumlah investor pasar modal di Indonesia yang terdiri dari investasi saham, rek­sadana dan obligasi, tercatat tumbuh sebesar 22 % (dua puluh dua persen) dari tahun 2019 yang lalu, menjadi 3,02 juta investor (antaranews.com).

Meningkatnya persentase jumlah in­vestor ini menandakan motivasi masyarakat untuk me­lang­sungkan usaha bisnisnya meskipun harus diterpa situasi pandemi, tidak akan pernah pudar.

Menurut penulis, terdapat 3 (tiga) sektor bisnis yang banyak dimanfaatkan para investor untuk menanamkan saham di bursa efek indonesia di situasi pandemi kali ini.

Sektor pertama, sektor industri konsumsi, sektor barang konsumen ini berkaitan kebutuhan dasar bagi ma­sya­rakat sehari–hari seperti makanan dan minuman, maka baik dalam kondisi wabah covid – 19 atau tidak, maka sektor ini tetap akan tetap terjaga eksistensinya di bursa saham.

Sektor ke­dua ialah sektor bisnis telekomunikasi, para investor akan tentu menanamkan saham di sektor bisnis.

Mengingat, segala aktivitas manusia terutama bagi para pekerja dituntut memanfaatkan fasiltas telekomunikasi seperti internet dan sejenisnya.

Maka dari itu saham di sektor ini banyak diincar oleh para investor.

Sektor yang terakhir ialah sektor kesehatan, hal ini dika­re­nakan penanggunalan virus corona, tidak mungkin dapat dilepaskan dengan aspek fasilitas ke­sehatan seperti obat–obatan, Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dan se­je­nisnya.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved