Breaking News:

Berita KONI Sumsel

Wushu Sumsel Optimis Target Emas di PON 2024 di Aceh-Sumut, Ini Upayanya

Asrul yang aktif di berbagai organisasi ini menyampaikan, Raker digelar untuk sinergi antara KONI Sumsel dan Pemprov Sumsel.

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ Asisten III Pemprov Sumsel bidang Administrasi dan Umum Prof Edward Juliarta didampingi Kadispora Sumsel Drs Akhmad Yusuf W, Ketum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin SAg SH, dan Ketua Pengprov Wushu Indonesia Sumsel M Asrul Indrawan serta sesepuh wushu Drs Ahmad Yani SH Dipl IWUF saat membuka Rapat Kerja (Raker) Provinsi Wushu Indonesia (WI) Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2021 yang digelar di Hotel Swarna Dwipa, Minggu (4/4/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ketua Pengprov Wushu Indonesia Sumsel M Asrul Indrawan terus menggaungkan tekad merebut medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

"Pelatihan pelatih serta wasit yang nantinya bisa menumbuhkan bibit-bibit baru di daerah dan saya harap ini 2023 kita sudah punya atlet yang siap merebut emas di 2024," ungkap Ketua Umum Pengprov WI Sumsel Asrul Indrawan, pada Rapat Kerja (Raker) Provinsi Wushu Indonesia (WI) Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2021 yang digelar di Hotel Swarna Dwipa, Minggu (4/4/2021).

Asrul yang aktif di berbagai organisasi ini menyampaikan, Raker digelar untuk sinergi antara KONI Sumsel dan Pemprov Sumsel.

Baca juga: Percasi Sumsel Resmi Dibekukan, KONI Sumsel Bakal Gelar Musprov 13 Maret Nanti

Baca juga: KONI Sumsel Ingatkan Tuan Rumah, Ada Tolak Ukur Kesuksesan Porprov 2021 di OKU Raya

Kemudian, menyiapkan pelatihan juri, wasit, pelatih dan meningkatkan pembinaan atlet.

"Olahraga wushu sudah stabil. Saya harus kerja keras lebih baik dari sebelumya dan membuat terobosan penting. Tahun ini direncanakan ada kejuaraan terbuka untuk tingkat nasional sebagai penyemangat atlet dan sparing partner atlet," tegas Asrul yang merupakan sulung dari empat bersaudara itu.

Sementara, Ketum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin SAg SH mengatakan, wushu termasuk dari 30 persen cabor yang serius dalam menjalankan roda organisasi olahraga seperti melaksanakan musyarawarah olahraga, rapat kerja, kejuaraan daerah dan pembinaan atlet.

"Kami yakin wushu dapat menyumbang medali emas di PON 2024. Meski begitu, pembinaan wushu harus merata di seluruh kabupaten kota, jangan sampai jomblang (timpang)," kata Hendri Zainuddin.

Baca juga: KONI Sumsel Jajaki Maskapai Penerbangan, Sewa Pesawat Berangkatkan Kontingen ke PON Papua 2021

Baca juga: Dorong Prestasi Atlet, FOPI Sumsel Bakal Gelar Kejurda Piala Ketua KONI Sumsel

Melalui Raker, kata Hendri Zainuddin, dapat mempelopori pembinaan yang terukur, terlatih dan profesional.

Raker diharapkan dapat menghasilkan keputusan terbaik untuk wushu Sumsel.

"Insya Allah tahun ini ada bantuan cabor Rp100 juta, bantuan dari Gubernur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Nanti belikan peralatan yang dibutuhkan wushu menuju PON 2024," katanya.

Asisten III Pemprov Sumsel Profesor Edward Juliarta meminta Wushu Sumsel melakukan pemetaan sesuai kondisi saat ini dan jangan imaginatif.

Baca juga: KONI Sumsel Bentuk Verifikasi Faktual Jelang Porprov di OKU Raya, Ternyata Ini Tujuannya

Baca juga: Video KONI Sumsel Minta Prioritaskan Vaksin Atlet Pelatda PON XX

"Lakukan pemetaan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dalam organisasi, karena kita terkadang malu untuk mengakuinya. Cek apa yang menjadi penyakit dari organisasi," kata Prof Edward.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kadispora Sumsel Drs Akhmad Yusuf W, Ketum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin SAg SH, dan Ketua Pengprov Wushu Indonesia Sumsel M Asrul Indrawan serta sesepuh wushu Drs Ahmad Yani SH Dipl IWUF.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved