Breaking News:

Stimulasi Sektor UMKM, Bank Sumsel Babel Gandeng Paguyuban Bakso Solo Berseri Salurkan KUR

Pada masa pandemi ini UMKM jadi sektor yang dinilai paling penting lantaran UMKM jadi sektor pengerak ekonomi rakyat. 

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Simbolia MoU Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Utama A Rivai memberikan pinjaman modal usaha KUR tanpa agunan pada Paguyuban Bakso Solo Berseri (PBSB) di kediaman ketua Paguyuban Solo Berseri Sumsel, Tugimin di Jalan Karya Bersama Palembang, Minggu (4/4/2021). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bank Sumsel Babel (BSB) terus mengencarkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).  Kali ini bank plat merah milik provinsi tersebut  mengandeng Paguyuban Bakso Solo Berseri (PBSB).

Pada masa pandemi ini UMKM jadi sektor yang dinilai paling penting lantaran UMKM jadi sektor pengerak ekonomi rakyat. 

Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin mengatakan BSB saat ini fokus membangkitkan pemulihan ekonomi dengan fokus menyalurkan pembiayaan pada usaha kecil dan mikro.Tahun ini BSB mengalokasikan Rp 550 miliar Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu usaha kecil dan mikro yang mendapatkan pembiayaan adalah paguyuban bakso solo berseri. Kredit yang diberikan BSB terbagi menjadi tiga jenis yakni super mikro hingga Rp 10 juta, mikro hingga Rp 50 juta dan kecil hingga Rp 500 juta. 

"Kami lihat UMKM ini potensi besar tapi mereka banyak menghadapi kendala terutama permodalan.  Jadi lewat Kerjasama dengan paguyuban bakso ini kita harapkan perekonomian masyarakat terus bergerak," katanya usai menggelar
MoU bersama di kediaman ketua Paguyuban Solo Berseri Sumsel, Tugimin di Jalan Karya Bersama Palembang, Minggu (4/4/2021).

Ketua Umum Paguyuban Bakso Solo Berseri (PBSB), Tugimin mengaku kaget karena selama 30 tahun baru kali ini ada bank yang memberikan pendanaan modal usaha mudah dan cepat karena hanya dua hari langsung cair tanpa agunan yakni Bank Sumsel Babel Cabang A Rivai.

Menurutnya, selama ini proses pinjaman dengan bank sulit dan berharap kerjasama ini ke depan bisa terus berlanjut dan pedagang bisa mendapat pembiayaan modal lebih besar lagi.

Baca juga: Daftar Top Skor Piala Menpora 2021, Mantan Persib Bandung Bersinar, Belum Ada Pemain Asing

Baca juga: Lirik Lagu Larantuka dari Band Boomerang, Banjir Bandang Terpa 4 Kecamatan di Flores Timur

Baca juga: Teka-Teki Kehamilan Nissa Sabyan Dibongkar Adik Ayus, Sikap Asli Ortu Vokalis Ikut Terbongkar

"Anggota paguyuban juga siap mengalihkan kreditnya seluruh di bank Sumsel Babel karena 99 persen pedagang bakso ini memiliki hutang termasuk di bank lain. Kita maunya kredit satu tempat saja di Bank Sumsel Babel sehingga angsurannya satu tempat," jelasnya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Hj Anita Noeringhati mengingatkan agar debitur jangan sampai lupa pada kewajibannya karena jika macet membayar angsuran maka satu gerbong akan macet dan akibatnya berdampak pada kredit yang tersendat dan tidak bisa disalurkan untuk usaha lainnya.

Anita juga berharap ke depannya BSB bisa memfasilitasi anggota paguyuban memiliki rumah karena selama ini ada sebagian ngontrak dan tidak punya sertifikat untuk dijadikan agunan memperoleh dana segar dari bank.

"Ke depan berharap agar BSB juga bisa memberikan pinjaman untuk kredit rumah, tapi debitur juga jangan lupa kewajibannya agar semua sama-sama lancar," ujar Anita. 

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved