Breaking News:

Bawaan Mabuk 4 Pria Keroyok Remaja Hingga Tewas di 30 Ilir, 2 Sudah Ditangkap Usai Buron 5 Tahun

DPO kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang remaja 17 tahun meninggal dunia, berhasil ditangkap setelah buron 5 tahun.

sripoku.com/andyka wijaya
Tim beguyur Bae Opsnal ranmor Polrestabes Palembang, Pimpinan Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismal, dan Kasubnit Opsnal Ranmor, IPDA Jhonny palapa, saat meringkus, dua pelaku pengeroyokan menyebabkan korban nya meninggal dunia, tadi malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah masuk menjadi daftar pencarian orang (DPO) kurang lebih 6 tahun, DPO kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang remaja 17 tahun meninggal dunia, berhasil ditangkap.

Kedua tersangka yang ditangkap tim Opsnal Ranmor pimpinan Kasubnid Ipda Jhoni Palapa pada Sabtu (3/4/2021) malam, yakni Zulkipli (33) dan MN, yang merupakan warga Kecamatan IB II.

Keduanya hanya bisa pasrah saat ditangkap petugas ranmor, dan mengaku bersalah sudah melakukan aksi tersebut.

PAGI Buta, Semua Masih Terlelap, Air Menerjang Tanpa Ampun: 23 Orang Tewas Dihantam Banjir Bandang

Informasi yang dihimpun, kronologi pengeroyokan di 30 Ilir ini, bermula ketika korban hendak menonton orgen tunggal yang berjarak 50 meter dari rumahnya, Minggu (11/10/2015) magrib.

Saat di Jalan Ki Rangga Wirasantika, Lorong Setia Budi, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB II, korban bertemu dengan empat orang laki laki yang tidak dikenal, dimana sebelumnya empat orang pelaku yang diketahui bernama DN (DPO), Zulkipli, MN, dan N (DPO) usai meminum minuman keras.

Setelah itu pelaku N (DPO) yang tidak senang dengan cara korban melihat dirinya lantas pelaku N (DPO) memanggil korban.

Daftar 10 Besar WTA 22 Maret 2021 Dikuasai 2 Petenis Asia, Serena Williams Dikeliling Para Junior

Saat korban mendekati keempat pelaku terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku N (DPO) sehingga pelaku Zulkipli memukul korban di bagian muka sebanyak dua kali.

Kketika korban mengeluarkan senjata tajam miliknya pelaku Zulkipli memegangi tangan kanan korban yang memegangi senjata tajam tersebut dan dibantu oleh pelaku MN setelah itu pelaku N (DPO) mengeluarkan senjata tajam jenis pisau.

Kemudian menusukannya ke arah perut korban diikuti oleh pelaku DN (DPO) yang dari arah belakang menusukan obeng ke arah punggung korban sebanyak dua kali dan pelaku N (DPO) yang kembali menusukan senjata tajam miliknya ke arah dada korban yang mengakibatkan korban tersungkur hingga korban meninggal dunia.

Sedangkan keluarga korban yang mengetahui kejadian melapor ke Polsek IB II Palembang. 

BARU Sehari Nikah, Atta Sudah Berani, Balas Sentilan Krisdayanti:Beli Mobil Tuh Bukan Buang Duit

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved