Breaking News:

Soal Tes Keperawanan Ditayangkan TV, Menuai Protes dan Menteri Langsung Turun Tangan

Tayangan TV yang kontroversial baik secara hukum, budaya dan norma, menuai protes di Prancis.

GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Menteri Kewarganegaraan Marlene Schiappa menentang sebuah serial televisi. 

SRIPOKU.COM--Tayangan TV  yang kontroversial baik secara hukum, budaya dan norma, menuai protes di Prancis.

Protes tidak hanya di domestik Prancis saja, namun  di berbagai belahan  dunia, sehingga Menteri urusan Kewarganegaraan Marlene Schiappa turun tangan dengan menulis surat kepada badan pengawas siaran Perancis, CSA . 

Dilansir KOMPAS.com  menyebutkan suatu serial televisi pertunjukan realitas di Perancis mengundang kecaman dari pejabat tinggi pemerintah terkait tayangan yang meminta pengantin perempuan untuk menguji keperawanan mereka.

Menteri urusan Kewarganegaraan Marlene Schiappa telah menulis surat kepada badan pengawas siaran Perancis, CSA, untuk menyatakan bahwa dia "marah" terkait tayangan serial Incredible Gypsy Weddings, terutama saat memperlihatkan suatu ritual yang mana pengantin wanita diperiksa oleh kerabat perempuan menjelang acara pernikahan, apakah masih perawan atau tidak.

Program itu terinspirasi oleh serial Big Fat Gypsy Weddings yang disiarkan oleh saluran Channel 4 Inggris.

Namun, bedanya, serial Prancis yang ditayangkan di saluran TFX tersebut mengikuti tradisi pacaran dan pernikahan komunitas gipsi Catalan yang tinggal di Perpignan.

Dalam edisi yang disiarkan pada bulan Februari, para penonton diperlihatkan cuplikan persiapan sebuah pernikahan yang mewah, termasuk tempat tidur pengantin.

Di situ, mempelai perempuan menjalani tes keperawanan lewat ritual "upacara saputangan." Cuplikan itu diiringi dengan narasi: "Di tempat tidur ini, seorang perempuan yang telah dilatih khusus, akan memeriksa selaput dara Naomi dengan sebuah tisu halus. Upacara saputangan ini bersifat luhur dan tak terhindarkan. J Di adegan lain, para perempuan dari komunitas itu menjelaskan mengapa upacara tersebut penting.

"Ini demi keluarga si (mempelai) laki-laki," kata salah satunya.

"Agar mereka tahu dia telah menerima seorang perempuan cantik yang masih perawan."

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved