Breaking News:

Berita Muratara

Rampok Berpistol di Muratara Sikat Handphone Pelajar, Pura-pura Simpati Saat Korban Apes

Tiba-tiba datang dua tersangka yang tidak dikenali korban menghampiri ketiga korban yang berpura-pura bersimpati.

TRIBUNSUMSEL.COM/Rahmad Aizullah/IST
Dua tersangka yang merampas 3 handphone pelajar saat diamankan di Mapolres Muratara 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Aksi perampasan handphone yang dilakukan Dwi (25) dan Yasen (31) berujung ke jeruji besi.

Kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mereka lakukan berhasil diungkap polisi.

Dua sekawan itu kini terpaksa menghuni sel tahanan Polres Musi Rawas Utara (Muratara).

Tersangka Dwi warga Kecamatan Nibung dan tersangka Yasen warga Kecamatan Rupit.

Baca juga: Dualisme Kepengurusan Karang Taruna Muratara;Devi Lantik Depri Apriansyah, Syarif Lantik Sukri Alkap

Baca juga: Kompol Adik Listiyono Jabat Wakapolres Muratara, Kompol Mayestika Hidayat Mutasi ke Polres OKU Timur

Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Dedi Rahmad mengatakan bahwa dua tersangka merampas handphone tiga pelajar.

Ketiga pelajar itu yakni Ar (16), Al (17) dan Er (17), semuanya warga Desa Kerani Jaya, Kecamatan Nibung.

"TKP-nya di Simpang Sleman Desa Kerani Jaya," kata AKP Dedi Rahmad, Sabtu (3/4/2021).

Dedi menjelaskan bahwa kasus ini terungkap dari hasil penyelidikan polisi, setelah menerima laporan dari korban.

Baca juga: Banjir di Kabupaten Muratara, 2 Desa Terendam, BPBD Prediksi Banjir akan Meluas, Sungai Rupit Meluap

Baca juga: Kisah Sukses Petani Karet Asal Muratara, Bisa Kuliahkan 4 Anak, Sebentar Lagi Naik Haji dengan Istri

Polisi mendapat informasi bahwa salah satu handphone yang dirampas tersangka dijualnya ke warga bernama Antik di Desa Bingin Rupit.

Polisi melakukan pendekatan dengan Antik hingga akhirnya Antik rela memberikan handphone tersebut ke polisi.

Halaman
123
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved