Breaking News:

Hampir Panen tapi Ditebas Gara-gara Pembangunan di Pulau Kemaro, Pribumi Berharap Ada Ganti Rugi

Karena adanya pembangunan di Pulau Kemaro, sebagian tanaman warga harus ditebang, dan membuat sebagian warga merugi.

sripoku.com/maya
Salomah (jilbab hitam) warga sekitar Pulau Kemaro Palembang, Sabtu (3/4/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Salah satu prioritas pembangunan di Palembang adalah Pulau Kemaro.

Hal tersebut karena Pemerintah Kota Palembang ingin mengenalkan bahwa Pulau Kemaro tidak hanya terkenal dengan pagoda dan kelenteng.

Namun terdapat kawasan perkampungan warga yang berada di sisi timur Pulau Kemaro, berdekatan dengan bungalow.

Ada Tambahan Empat Pasien Covid-19, Update Virus Corona di Muba 3 April

Prioritas tersebut juga berdampak kepada perkebunan warga sekitar Pulau Kemaro yang bercocok tanam sejak lama.

Salah satu warga sekitar, Salomah sudah tinggal di Pulau Kemaro sejak masih kecil, dan sebagian hidupnya dihabiskan dengan berkebun.

Sehari-hari, Salomah berkebun singkong, cabai atau lainnya sesuai dengan tanaman musimnya.

Namun tanah yang ditanami adalah milik orang lain, dia hanya menumpang tanah untuk mendapatkan hasil panen.

Tidak hanya Salomah, ada puluhan warga lainnya yang juga sebagiannya mengandalkan kehidupannya dari bertani.

Saat ini, karena adanya pembangunan di Pulau Kemaro, sebagian tanaman warga harus ditebang, dan membuat sebagian warga merugi.

Halaman
12
Penulis: maya citra rosa
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved