Breaking News:

Karyawan Magang Bawa Kabur Uang Nasabah Rp 2,5 Miliar, Diduga untuk Trading Emas Online 

Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo mengatakan, kasus ini masih perlu didalami lagi. Pihaknya akan terus melakukan pengembangan

IST
ilustrasi uang 

Lebih lanjut, Herry menjelaskan, KHA memiliki beberapa modus dalam melancarkan aksi kejahatannya itu.

Mulai dari mengambil uang di brangkas Bank, ATM hingga tidak menyetorkan uang nasabah.

Selain itu, aksi tersebut juga bukan sekali dilakukan oleh tersangka.

Dilaporkan, dia sudah beberapa kali melancarkan aksinya tersebut selama kurang lebih hampir delapan bulan sejak Agustus 2020.

KHA yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka mengaku, uang yang diambilnya itu digunakan untuk trading emas di sebuah aplikasi online.

Dikatakan, uang yang dia gelapkan itu langsung disetorkan ke akun trading yang dia miliki.

Dia juga mengaku pernah menang sehingga membuatnya tertarik untuk melakukannya lagi.

Melansir Tribun Pontianak, KHA pertama sekali beraksi melakukan penggelapan uang pada Agustus 2020.

Ketika itu, ia memanfaatkan posisinya sebagai teller untuk membuka berangkas dan mesin ATM.

Aksi pertamanya ini membuat bank BUMN tempatnya bekerja merugi Rp 300 juta.

Halaman
1234
Editor: aminuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved