Breaking News:

Bandara SMB II Mulai Gunakan GeNose C19, Penumpang: Lebih Mudah dan Murah

GeNose C19 mulai diberlakukan hari ini Kamis (1/4/2021) di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Penulis: maya citra rosa | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/maya
Seorang penumpang melakukan tes GeNose C19 di Bandara SMB II, Kamis (1/4/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang  hari ini, Kamis (1/4/2021) mulai menggunakan GeNose C19 untuk pemeriksaan Covid-19 sebagai syarat perjalanan.

Sebagian penumpang mulai mencoba menggunakan GeNose sebagai alternatif pemeriksaan Covid-19 untuk perjalanan ke luar kota.

Meskipun tergolong cara yang baru, namun ternyata GeNose diminati oleh para penumpang, karena relatif murah dan mudah.

Salah satu penumpang Bandara SMB II yang mencoba menggunakan GeNose C19, Saidah mengatakan GeNose memiliki keakuratan hingga 92 persen, dimana ini sangat membantu dan terjangkau bagi masyarakat.

Cukup Rp 40.000 syarat tes Covid-19 dapat terpenuhi dengan cepat.

"Bagi kami tentu ini sangat murah, tidak perlu lagi harus tes ke rumah sakit atau faskes lain," ujarnya.

Pihak bandara menyediakan sebanyak 800 kuota GeNose C19 per hari, dengan diharapkan sekitar 20 persen penumpang dapat memanfaatkan fasilitas layanan tersebut.

Executive General Manager Bandara Internasional SMB II, Tommy Ariesdianto, AMTru, SE mengatakan biaya satu kali tes hanya Rp 40.000 dan berlaku selama 1 x 24 jam.

Dia juga mengatakan dengan adanya GeNose di Kota Palembang, persyaratan perjalanan dapat lebih mudah dan terjangkau.

"Syukur layanan ini mendapat respon baik dari masyarakat dan pemerintah, sehingga penumpang merasa nyaman saat perjalanan melalui jalur udara," ujarnya.

Namun dia mengimbau kepada calon penumpang, saat 30 menit sebelum melakukan tes GeNose C19 tidak minum atau makan terlebih dahulu.

Bahkan makanan dan minuman yang memiliki bau tajam seperti kopi, pete, jengkol, durian dan sebagainya.

Cara kerja GeNose C19 yaitu dengan menarik nafas sebanyak tiga kali, tarikan pertama dan kedua dihembuskan seperti biasa, hembusan ketiga dimasukkan ke plastik yang sudah disediakan.

Kemudian hasilnya diberikan kepada petugas untuk dilakukan pengecekan dan mendapatkan hasil positif atau negatif.

"Hasilnya bisa keluar antara satu hingga dua menit. Bisa diakses melalui aplikasi, email atau bisa dicetak," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved