Breaking News:

Meninggal Dunia Dengan Covid-19 di Sumsel Melebihi Nasional, Mendagri Tito: Maaf, Ini Nyawa Manusia

Di Sumsel sebesar 4,6 persen, sedangkan angka meninggal dunia dengan Covid-19 nasional 2,7 persen.

sripoku.com/jati
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, saat memberikan sertifikat vaksin kepada peserta vaksin pada kegiatan vaksinasi massal Grab Fatigon Vaccine Center Palembang di Dining Hall Jakabaring Sport City (JSC), Rabu (31/3/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menghadiri kegiatan vaksinasi massal di Palembang bertajuk Grab Fatigon Vaccine Center Palembang di Dining Hall Jakabaring Sport City (JSC), Rabu (31/3/2021).

Tito menyebut, Sumsel termasuk provinsi dengan resiko penyebaran Covid-19 yang cukup baik karena saat ini sedang di antara zona kuning dan oranye atau cenderung kuning.

Kondisi ini tidak boleh membuat masyarakat hingga pemerintah lengah.

Kriteria pemerintah menentukan zona penyebaran Covid-19 bukan dari positivity rate saja, tetapi juga dengan recovery rate, fatality rate dan BOR fasilitas pelayanan kesehatan.

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Dispar Sumsel Sepakat Usul Herman Deru Lewat Pergub nomor 37 tahun 2020

"Kita melihat bahwa total kasus 17.702, sembuh dari Covid-19 14.590 dan meninggal dengan Covid-19 hanya 828 kasus," kata Tito.

Dia mengatakan, meskipun angka meninggal dunia dengan Covid-19 di Sumsel tergolong rendah jika dibanding angka positif dan sembuh.

Hanya saja, angka meninggal dunia dengan Covid-19 di Sumsel melebihi angka meninggal dunia dengan Covid-19 nasional.

Di Sumsel sebesar 4,6 persen, sedangkan angka meninggal dunia dengan Covid-19 nasional 2,7 persen.

"Mohon maaf ini nyawa manusia. Satu nyawa itu berharga.

Halaman
12
Penulis: Jati Purwanti
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved