Breaking News:

BNI Kembali Salurkan Pembiyaan KPR Subsidi Rp 2,5 Triliun, Gelar Akad Massal 4.675 Debitur

Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy menyambut baik program BNI ini, siap mendukung penyediaan rumah yang terangkau masyarakat berpenghasilan rendah

ho/sripoku.com
Bank BNI kembali menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui skema dana bergulir fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR Sejahtera FLPP yang ditandai dengan akad massal yang dipusatkan di Purwakarta, Jawa Barat secara daring, Senin (30/3/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank BNI kembali menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui skema dana bergulir fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR Sejahtera FLPP.

Kucuran kredit ini ditandai dengan akad massal yang dipusatkan di Purwakarta, Jawa Barat secara daring, Senin (30/3/2021).

Akad massal ini dilakukan dengan 4.675 debitur. Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu sebesar 2.046 debitur.

Direktur Layanan dan Jaringan BNI, Ronny Venir mengatakan, sejak tahun 2011 hingga 31 Desember 2020, BNI telah menyalurkan KPR Sejahtera FLPP  sebesar Rp 3,75 triliun untuk 38.293 unit rumah subsidi atau urutan kedua bank penyalur KPR subsidi. Tahun 2021, BNI dipercaya menyalurkan 17.500 unit rumah subsidi senilai Rp 2,5 triliun .

"Selain di Kabupaten Purwakarta, kegiatan akad massal juga dilaksanakan sejumlah kita besar lainnya di tanah air termasuk Palembang," ujar Ronny.

Sementara itu di Palembang, akad massal dan perjanjian kerjasama dengan pengembang ini juga dilakukan.

Pemimpin Wilayah BNI 03 Palembang, Sunarna Eka Nugraha mengatakan akad massal merupakan bentuk kontribusi BNI kepada masyarakat yang mempunyai keinginan memiliki rumah sendiri.

Hingga 28 Maret 2021, program FLPP BNI Wilayah 03 Palembang telah menyalurkan pembiayaan kepada 4.478 debitur dengan baki debet sebesar 483 Miliar rupiah.

Tidak itu saja, BNI juga mengenalkan berbagai kemudahan bagi nasabah melalui pelayanan berbasis digital. Diantaranya adalah pengajuan kredit perumahan yakni BNI Griya melalui aplikasi online atau BNI E-Form yang dapat diakses di website resmi BNI www.bni.co.id ataupun viai aplikasi BNI Mobile Banking.

“Banyak program suku bunga khusus yang ditawarkan kepada seluruh lapisan masyarakat, salah satu suku bunga khusus untuk guru dan tenaga pendidik Kemendikbud yang dibuat untuk para guru dan tenaga pengajar yang tentunya dengan bunga yang khusus pula yaitu 6,9%,“ujar Eka.

Eka berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat yang ingin memiliki atau mempunyai rumah impiannya sendiri dan juga memberikan kemudahan pengembangan mempercepat proses kredit dan mempermudah persyaratan administrasi sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat lebih luas lagi melalui layanan digital.

Sementara itu Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy menyambut baik program BNI ini dan siap mendukung memberikan rumah yang dapat dijangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Apalagi dengan adanya skema FLPP, ini akan sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah impian mereka.

Zewwy juga mengajak pihak-pihak terkait agar terus meningkatkan kualitas pembangunan rumah subsidi sesuai dengan spesifikasi, dan sesuai dengan yang tertera pada brosur yang ditawarkan sehingga konsumen tidak kecewa.

"Terima kasih kepada BNI selaku perbankan yang selalu membantu memproses kredit perumahan kepada masyarakat untuk memiliki rumah impiannya dengan baik, ujar Zewwy.(tnf)

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved