Breaking News:

Berita Polda Sumsel

Kapolda Pantau Personel Polda Sumsel, Siap Disuntik Vaksin Covid-19 di Makosat Brimob

Para personel yang mendapat vaksin tersebut dengan rincian Brimob 142 orang, Pol Air 59 orang, Densus 27 serta Satker Gabungan 130 orang.

SRIPOKU.COM/RIL
Kapolda Sumsel didampingi Wakapolda Sumsel mengecek Personel Polda Sumsel yang disuntik vaksin Covid-19 di Makosat Brimobda Polda Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Penyuntikan vaksin Covid-19 tahap kedua, sebanyak  501 personel dan PNS Polda Sumsel beserta jajaran siap menerima vaksin tersebut.

Para personel yang mendapat vaksin tersebut dengan rincian Brimob 142 orang, Pol Air 59 orang, Densus 27 serta Satker Gabungan 130 orang.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs. Supriadi M.M., menjelaskan bahwa pada prinsipnya anggota Polri dan Pns juga sama seperti masyarakat biasa, anggota ataupun masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi dalam rangka pemutusan mata rantai Covid 19.

Baca juga: Jaringan JAD Dipantau di Sumsel, Kapolda Sumsel, Minta Warga Tenang dan Tidak Panik

Baca juga: Kiri Kanan Jenderal Polisi, Ustaz H Arwandi Ceramah Isra Miraj di Masjid Assaadah Mapolda Sumsel

"Kegiatan ini dicek langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM dan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan,Sik SH MH," ucap Kombes Pol Supriadi MM, Senin (29/03/2021).

Kabid Humas Polda Sumsel juga menegaskan, bagi personel yang belum vaksin sebelumnya  tetap mengikuti vaksin sesuai peraturan yang berlaku, termasuk anggota Polri itu sendiri, PNS dan PHL sore ini ,

“Yang jelas kita masih menunggu jadwal tahap berikutnya,termasuk  PHL sore ini dilaksanakan vaksinasi sore ini bersama Personel Polri dan Pns  Polda Sumsel, begitupun dengan Satwil,” jelas Kabid Humas Polda Sumsel.

Baca juga: Daftar Perwira Pertama & Menengah Dimutasi di Polda Sumsel, Ada Kompol Suryadi Kasubdit Jatanras

Baca juga: Sat Brimob Polda Sumsel Sudah Semakin Siap Tanggulangi Bencana Karhutla

Kabid Humas Polda Sumsel menambahkan, bahwa pihaknya akan memberikan pengertian edukasi dan penjelasan kepada masyarakat yang belum memahami mengenai vaksinasi.

“Vaksinasi ini yang sudah diuji oleh pemerintah. Dan terakhir sudah dilakukan uji oleh Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM). Ini merupakan uji coba ketiga, bapak presiden saja melakukan vaksinasi berarti bisa dikatakan bahwa secara medis bisa dipertanggung jawabkan,” jelasnya. (Ril)

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved