Breaking News:

Berita OKU Timur

Diduga Terlibat Penipuan, Oknum LSM di OKU Timur Diancam 4 Tahun Penjara: Banyak Foto dengan Pejabat

Hal itu disampaikan oleh Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon S.I.K .M.H, dalam konferensi pers di Mapolres pada Senin (29/3/2021).

TRIBUNSUMSEL.COM/EDO
Tersangka KB saat dihadirkan dalam acara konferensi pers Polres OKU Timur. Senin (29/3/2021). 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Polres OKU Timur akhirnya merilis secara resmi Oknum LSM di OKU Timur yang terciduk oleh aparat penegak hukum.

Oknum tersebut ialah KB atau BS, yang ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon S.I.K .M.H, dalam konferensi pers di Mapolres pada Senin (29/3/2021).

Baca juga: Polres OKU Timur Akan Tingkatan Pengamanan dan Kewaspadaan, AKBP Dalizon: Jangan Terpancing

Baca juga: Oknum LSM di OKU Timur Diduga Terlibat Penipuan, Kapolres Jamin Penyelidikan Tetap Objektif

AKBP Dalizon menjelaskan, tersangka KB ini merupakan oknum LSM yang diduga melakukan penipuan pada korban yaitu WK, dengan modus bahwa tersangka akan mengurus permasalahan suami korban yang tersandung perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). 

Sehingga korban memberikan sejumlah uang hingga puluhan juta pada tersangka.

"Berdasarkan keterangan yang kita peroleh totalnya Rp 85 juta, terbagi menjadi dua termin pertama Rp 40 juta diawal dan 45 juta sisanya, untuk sementara ini kita sudah memiliki bukti perkara yang cukup berupa barang bukti sejumlah uang Rp 40 juta, Rp 40 juta itu digunakan untuk mengurus perkara agar suami korban bisa keluar dari penjara," ungkap Kapolres.

Baca juga: Oknum LSM di OKU Timur Diduga Makelar Kasus, Perdaya Istri Seorang Terdakwa Pembakaran Hutan

Baca juga: Ada Ganja Harga Rp10 Ribuan, Kasat Resnarkoba Jelaskan Jalur Peredarannya di OKU Timur

Diungkapkan Kapolres, bahwa beliau ini memang banyak mengenal pejabat publik tapi bukan dikenal, hal itu didapat dengan cara banyak photo dengan pejabat publik atau penegak hukum di acara resmi.

"Pada masyarakat tolong hati - hati jika ada yang menawari sesuatu, ini bisa jadi pelajaran bagi masyarakat, siapapun itu oknum LSM dan lain - lain," ujar AKBP Dalizon.

Selanjutnya tersangka terancam dengan pasal 372 dan 378 dengan unsur penggelapan dan penipuan dengan ancaman pidana 4 tahun penjara.

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved