Breaking News:

Pasca Temukan Bungker Abad 17, Balar Sumsel akan Lakukan Survei Lanjutan di Musim Kering

Temuan paling terbaru adalah pada bagian barat laut dari pulau ini, yaitu bungker, landasan meriam dan dermaga dari masa pendudukan kolonial Jepang 

Penulis: maya citra rosa | Editor: aminuddin
Pasca Temukan Bungker Abad 17, Balar Sumsel akan Lakukan Survei Lanjutan di Musim Kering
Berita Pagi
Kepala Balar Sumsel, Budi Wiyana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Penemuan bungker dan sejumlah tinggalan lainnya di ujung timur Pulau Kemaro oleh Balai Arkeologi Sumsel masih harus dikaji lebih jauh.

Kepala Balar Sumsel, Budi Wiyana mengatakan, tim survei Balar Sumsel sudah menelusuri kawasan Pulau Kemaro pada Kamis (25/3/2021) lalu.

Hasilnya ditemukannya keramik, pecahan tembikar, botol-botol kaca utuh, pecahan botol, umpak tiang bangunan, pecahan bata, spesi, pecahan genting, pecahan ubin dan pecahan wastafel. 

Temuan paling terbaru adalah pada bagian barat laut dari pulau ini, yaitu bungker, landasan meriam dan dermaga dari masa pendudukan Jepang. 

Bungker Jepang tersebut bukan bungker sebagai dalam hal pertahanan, tapi menurutnya bisa jadi sebuah dapur.

Bungker tersebut tidak terlalu besar, bentuknya segi empat posisinya di mulut pantai paling ujung Pulau Kemaro dengan kondisi tidak utuh.

“Isu-isunya dulu katanya ada pembantaian PKI, penjara PKI memang bekasnya ada, jadi kalau zaman Kesultanan kemungkinan yang menjadi benteng pertahanan, tapi itu kayaknya tinggalan bungker zaman Jepang," ujarnya.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Luas areal bungker dan penjara sekitar satu hektar yang merupakan satu komplek di ujung Pulau Kemaro.

Penelusuran dilakukan sengaja diarea tersebut karena peluang menemukan tinggalan masih besar.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved