All England 2021

Terusir dari All England 2021, Sportivitas Tim Indonesia Selamatkan Muka BWF dari Pemerintah Inggris

Tim Indonesia diusir dari Arena Birmingham, dipaksa berjalan kaki menuju hotel dengan alasan adanya potensi penularan.

Editor: RM. Resha A.U
BADMINTONINDONESIA.ORG
Pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Greysia Polii usai memenangi pertandingan babak kedua Japan Open 2018 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (13/9/2018). 

"Terlepas dari semuanya, saya sangat bangga dengan respons tim Indonesia dari ofisial hingga atletnya," ucap Greysia.

Baca juga: Keganasan Netizen Indonesia Disorot Media Malaysia, Tuduh Penyebab Akun IG All England 2021 Raib

Baca juga: Jadi Juara All England 2021, Rupanya Wakil Malaysia Ini tak Pernah Menang Hadapi Anthony Ginting

"Kenapa? Waktu kami menerima email NHS itu, kami menerimanya secara pribadi. BWF sama panitia penyelenggara enggak tahu loh.

"Namun, respons kami terhadap e-mail itu adalah melaporkan ke BWF. Artinya, kami bertanggung jawab atas apa yang terjadi di sana.

"Kami patuh dengan peraturan di sana. Tahu enggak bagaimana respons BWF? Mereka bilang gini 'Kalau kalian enggak kasih tahu ini, kami enggak akan tahu'.

"Berarti di sini ada celah dong kalau gitu ya kan mba? Kami bisa aja enggak kasih tahu dan lanjutin pertandingan.

"Kami bisa aja memilih itu, tetapi itu yang tidak kami pilih. Karena gini, citra kami adalah bangsa yang penuh sportivitas dan jujur.

Baca juga: Kaya Kena Prank Gitu, Kekesalan Juara Tahun Lalu Usai Tim Indonesia Diusir Dari All England 2021

Baca juga: Keganasan Netizen Indonesia Disorot Media Malaysia, Tuduh Penyebab Akun IG All England 2021 Raib

"Di sana juga ada bapak kami di bulu tangkis, BWF. Makanya kami lapor dan bertanggung jawab sebagai tim Indonesia.

"Kalau kami memilih untuk ga lapor, terus tiba-tiba datang NHS, yang diserang siapa? BWF dan kami yang sudah melanggar pemerintah setempat," imbuhnya.

Sikap BWF yang tidak menangani tim Indonesia pasca mendapat email dari NHS sangat disayangkan banyak pihak.

Tim Indonesia diusir dari Arena Birmingham, dipaksa berjalan kaki menuju hotel dengan alasan adanya potensi penularan.

Setibanya di hotel tempat menginap, tim Indonesia juga tidak diperbolehkan menggunakan lift dan harus berjalan melalui tangga menuju kamar.

Artikel ini telah tayang di BolaStylo

Sumber: BolaStylo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved