Breaking News:

PLN Gandeng Kejaksaan Agung Pastikan Kepatuhan Hukum di Lingkungan Perusahaan

PLN dan Kejaksaan Agung RepubIik Indonesia (RI) menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama bersama tentang koordinasi

Editor: Yandi Triansyah
IST
PLN dan Kejaksaan Agung RepubIik Indonesia (RI) menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama bersama tentang koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Hal ini merupakan wujud prinsip itikad baik, kehati-hatian dan kepatuhan PLN terhadap seluruh regulasi yang berlaku dan mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG). Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini bersama Jaksa Agung Rebublik Indonesia, Burhanuddin, di Kan 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - PLN dan Kejaksaan Agung RepubIik Indonesia (RI) menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama bersama tentang koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.

Hal ini merupakan wujud prinsip itikad baik, kehati-hatian dan kepatuhan PLN terhadap seluruh regulasi yang berlaku dan mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG).

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini bersama Jaksa Agung Rebublik Indonesia, Burhanuddin, di Kantor Pusat PLN, Jumat (26/3/2021). 

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN, Syofvi F. Roekman dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan TUN, Feri Wibisono, Jaksa Agung Muda Intelijen, Sunarta, Jaksa Agung Muda Pembinaan, Bambang Sugeng Rukmono dan Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Tony Tribagus Spontana.

Jaksa Agung RI, Burhanuddin menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama ini merupakan wujud hubungan baik guna menciptakan harmonisasi untuk pengabdian ke masyarakat dan bangsa yang merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami siap mendukung, PLN dapat fokus pada bisnis intinya dan apabila ada permasalahan terkait hukum kami yang akan mengatasi”, tutur Burhanuddin.

Adapun nota kesepahaman dan kerja sama yang ditandatangani meliputi pemberian pendampingan dan pendapat hukum, bantuan hukum baik litigasi dan non litigasi, serta tindakan hukum lainnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara; Pendampingan dan pengamanan proyek pembangunan strategis dan/atau percepatan investasi; Penelusuran dan pemulihan aset negara; Penempatan, pengembangan, dan peningkatan sumber daya manusia; Pertukaran data, informasi, keahlian, serta pemanfaatan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan penegakan hukum dan penguatan kelembagaan; Pemanfaatan produk dan/atau jasa PT PLN (Persero) untuk mendukung tugas dan fungsi Kejaksaan.

“PLN sangat memahami bahwa kehadiran dan keberadaan pihak Kejaksaan sangatlah berarti dan dibutuhkan karena senantiasa membantu dan mengingatkan PLN dalam setiap pengambilan putusan yang dipandang cukup strategis, kompleks, dan rentan akan permasalahan,” ucap Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini.

Zulkifli menambahkan, kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara PLN dengan Kejaksaan Agung RI selama ini perlu untuk ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan upaya penyediaan tenaga listrik sebagai komponen pemulihan ekonomi dan pelaksanaan Program Transformasi PLN guna mencapai aspirasi perusahaan di tahun 2024, yaitu menjadi electricity champion di Asia Tenggara dan menjadi nomor satu pilihan pelanggan dalam solusi energi.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama serupa antara General Manager PLN dengan Kepala Kejaksaan Tinggi di masing-masing lokasi di seluruh Indonesia.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi kemampuan sumber daya yang dimiliki oleh kedua belah pihak yang dilandasi keinginan untuk bersinergi saling membantu dan memberikan dukungan.

Sementara itu terpisah, PLN UIW S2JB, PLN UIP SBS, PLN UIK SBS, PLN P3BS pada hari yang sama melakukan penandatanganan Nota kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama dengan Kejaksaaan Tinggi Sumatera Selatan, Kejaksaan Tinggi, Jambi dan Kejaksaan Tinggi Bengkulu yang masih merupakan rangkaian acara Penanda Tanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama.

Dalam pelaksanaan  Penandatanganan Nota Kesepahaman dan perjanjian kerjasama tersebut dilakukan di Auditorium Hotel Novotel Palembang dengan tetap mempertimbangkan untuk menjalankan  Protokol kesehatan. Penanda tanganan diawali  Oleh Bambang Dwiyanto Selaku General Manager PT. PLN (Persero) UIW S2JB dan Despriansyah Selaku GM PLN P3B Sumatera, Bersama dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan M. Rum, SH MH, dilanjutkan Dendi Kusuma Wardana Sebagai General Manager PLN UIP SBS Bersama dengan Kepala Kejaksaan Bengkulu Agnes Triani SH MH, Kemudian General Manager PLN UIK Sumatera Bagian Selatan Djoko Mulyono Bersama dengan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Dr Hermon Dekristo, SH MH.

Turut hadir dalam Acara Tersebut Para SRM SDM & Umum PLN UIW S2JB, PLN P3B Sumatera, PLN UIP SBS, PLN UIK SBS, Asintel dan Asdatun Kajati Sumatera Selatan, Asintel dan Asdatun Kajati Jambi, Asintel dan Asdatun Kajati Bengkulu, serta Seluruh Para Manajer UP3  dan Manajemen PT PLN (Persero) UIW S2JB, PLN P3B Sumatera, PLN UIP SBS, PLN UIK SBS.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved